Sumut Terkini
Sosok Novia Sihotang, Peserta Program SPPI asal Padangsidimpuan Meninggal Dunia saat Latihan Militer
Ia mengikuti pelatihan sebagai bagian dari program SPPI yang mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Azis Husein Hasibuan
TRIBUN-MEDAN.com, PADANGSIDIMPUAN - Sosok Novia Rahmadhani Sihotang (25), peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meninggal dunia saat mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) di Jakarta.
Novia Rahmadhani Sihotang merupakan warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Wek V, Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Ia mengikuti pelatihan sebagai bagian dari program SPPI yang mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).
Kabar meninggalnya Novia diterima pihak keluarga pada Selasa (23/6/2026) sore.
Informasi tersebut menjadi pukulan berat bagi keluarga yang sebelumnya mengetahui Novia berangkat ke Jakarta dalam kondisi sehat dan penuh semangat untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan selama satu bulan.
Ayahanda Novia, Syawaluddin Sihotang, mengaku sangat terkejut saat menerima kabar duka tersebut.
“Pada Selasa sore kami mendapat kabar bahwa anak kami telah meninggal dunia. Tentu kami sangat terkejut dan tidak menyangka hal ini bisa terjadi,” ungkap Syawaluddin saat ditemui di kediamannya, Rabu (24/6/2026).
Berangkat dalam Kondisi Sehat
Novia diketahui merupakan anak kelima dari enam bersaudara. Ia berangkat menuju Jakarta pada 13 Juni 2026 untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan di lingkungan Pusat Bahasa Kodiklat TNI Angkatan Udara.
Menurut keterangan keluarga, selama mengikuti pelatihan di Jakarta, Novia masih aktif berkomunikasi dengan orang tua dan saudara-saudaranya di Padangsidimpuan.
Bahkan, sekitar dua hari sebelum kabar duka diterima, ia masih sempat berbincang melalui sambungan telepon dengan keluarganya.
“Masih sempat menelepon keluarga. Saat itu tidak ada keluhan yang disampaikan. Karena itu kami benar-benar tidak menyangka akan menerima kabar seperti ini,” tutur Syawaluddin dengan mata berkaca-kaca.
Rumah Duka Dipenuhi Pelayat
Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Novia di Jalan Sisingamangaraja. Sejak kabar meninggalnya tersebar, warga sekitar, kerabat, sahabat, hingga tokoh masyarakat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa.
Pantauan di lokasi menunjukkan rumah duka dipenuhi pelayat yang datang silih berganti. Sejumlah papan bunga ucapan belasungkawa juga tampak berjajar di sepanjang jalan menuju kediaman keluarga sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Jenazah Tiba di Padangsidimpuan
Jenazah Novia tiba di Kota Padangsidimpuan pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kedatangan jenazah disambut haru oleh keluarga besar, saudara, dan kerabat yang telah menunggu sejak siang hari.
Tangis keluarga pecah saat peti jenazah diturunkan dan dibawa menuju rumah duka untuk prosesi penghormatan terakhir. Setelah disemayamkan sementara, jenazah kemudian dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Simarsayang untuk dimakamkan.
Novia Rahmadhani Sihotang
Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia
Latsarmil
Tribun-medan.com
Sumut Terkini
Padangsidimpuan
| Padangsidimpuan Dapat TKD Bencana Rp 110,6 M, DPRD Berharap Pemulihan Pascabencana Dipercepat |
|
|---|
| Pemprov Sumut Targetkan PPID Predikat Informatif 2026, Ini Kata Kominfo Sumut |
|
|---|
| Kodam I BB Janji Tindak Tegas Prajurit Diduga Aniaya Warga Sipil hingga Tewas di Labura |
|
|---|
| Atasi Ancaman Mikroplastik, STPK Matauli Sosialisasi Teknologi Filter Air Ramah Lingkungan di Tukka |
|
|---|
| Viral Emak-emak Gerebek Barak Narkoba, Polres Labuhanbatu Cuma Temukan Gubuk Kosong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/novia-sihotang-tribunmedan.jpg)