Berita Viral
Tanggapan Kodam I/BB Anggota TNI Cekik Petani di Labura, Luis Hutabarat Dikeroyok hingga Tewas
Kodam I Bukit Barisan merespon soal prajurit TNI aktif diduga terlibat penganiayaan warga sipil
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Kodam I Bukit Barisan merespon soal prajurit TNI aktif diduga terlibat penganiayaan warga sipil bernama Luis David Hutabarat (32), hingga tewas.
Diketahui, David diduga dianiaya enam orang, di antaranya TNI aktif Sersan Mayor TNI Buana Delly dan seorang purnawirawan bernama TNI Budiono, di perkebunan Agrinas Palma Nusantara, Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, 16 Juni 2026 lalu.
Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Infanteri Sandy mengatakan pihaknya akan memproses hukum Serma Buana Delly, apabila memang terlibat.
"Kalau memang ada pihak TNI tentunya akan diproses hukum oleh Pomdam,"kata Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Infanteri Sandy, Rabu (24/6/2026).
Namun demikian, ketika ditanya mengenai status hukum, juga bagaimana hasil pemeriksaan Polisi Militer Kodam I BB, karena sudah 8 hari berlalu, Kolonel Sandy terkesan enggan menjawab.
Ia bilang, Kodam I BB menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Polisi ada tidak keterlibatan TNI.
Sedangkan hasil ataupun tindak lanjut di internal TNI tidak diungkapkan.
"Apabila pihak kepolisian sudh selesai melaksanakan penyidikan tentunya apabila ada keterlibatan anggota TNI khususnya jika memang anggota jajaran Kodam I/BB, maka pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak Kodam I/BB,"ungkapnya.
Sebelumnya, seorang warga bernama Luis David Hutabarat (32), tewas diduga usai dianiaya bersama-sama di area perkebunan Agrinas Palma Nusantara, Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, 16 Juni 2026 lalu.
Terduga pelaku berjumlah 6 orang, satu di antaranya adalah TNI aktif Sersan Mayor TNI Buana Delly dan seorang purnawirawan bernama TNI Budiono.
Cerita Desi Suaminya Tewas Dianiaya Anggota TNI di Labura: Leher Suamiku Injak
Desi Natalia Nainggolan tidak kuasa menahan air mata atas kepergian suaminya Luis David Hutabarat (32), yang tewas usai dianiaya bersama sama di area perkebunan Agrinas Palma Nusantara, Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, 16 Juni 2026 lalu.
Ditemui di kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Sumut, Selasa (23/6/2026), istri korban, Desi Natalia Nainggolan, menceritakan bagaimana suaminya tewas dikeroyok.
Sore itu, 16 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, Desi sedang di rumah, tiba tiba dia melihat dua tetangganya yang pergi bersama suaminya diamankan oleh pihak keamanan PT Agrinas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DIANIAYA-TNI-ilustrasi-TNI-kiri-dan-Desi-Natalia-Nainggolan-tidak-kuasa.jpg)