Berita Tanjungbalai Terkini

Antisipasi Panic Buying Dampak Kenaikan Pertamax, Polres Tanjungbalai Cek Stok BBM di Sejumlah SPBU

Naiknya harga BBM jenis Pertamax ditambah isu mobil dengan kapasitas mesin 1.500 CC tidak lagi dapat mengisi BBM jenis Pertalite membuat resah.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Alif Al Qadri Harahap
HARGA PERTAMAX - Mobil milik seorang wanita bernama Ayu, mengisi BBM jenis Pertamax 92 di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jalan Lintas Sumatera, Sentang, Kisaran, Kabupaten Asahan, Rabu (10/6/2026). Warga mulai mengeluhkan naiknya harga BBM jenis Pertamax Ron 92. 

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Naiknya harga BBM jenis Pertamax ditambah isu mobil dengan kapasitas mesin 1.500 CC tidak lagi dapat mengisi BBM jenis Pertalite membuat masyarakat khawatir.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran akan terjadinya panic buying dan praktik kecurangan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Kecurangan tersebut di antaranya berupa pembelian BBM menggunakan tangki sepeda motor yang telah dimodifikasi serta jeriken.

Mengantisipasi hal tersebut, Polres Tanjungbalai langsung melakukan monitoring dan mengecek langsung sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Tanjungbalai.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tertib dan nyaman mengantre BBM tanpa adanya praktik kecurangan maupun penimbunan.

Pengecekan Berkala Dilakukan untuk Cegah Antrean Mengular

"Sebenarnya kalau dibilang patroli dilakukan sekaligus penjagaan situasi lalu lintas di sekitar SPBU," terang Kasi Humas Polres Tanjungbalai, IPDA Muhammad Ruslan, Kamis (25/6/2026).

"Namun, sekaligus dilakukan pengecekan ketersediaan stok BBM secara berkala agar tidak ada antrean panjang," tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa situasi di sejumlah SPBU utama di Kota Tanjungbalai sejauh ini terpantau aman dan kondusif.

Petugas di lapangan juga tidak menemukan adanya antrean kendaraan yang sampai mengular ke badan jalan.

Tiga SPBU Utama di Jalur Protokol Jadi Fokus Pengawasan

Pihak kepolisian memberikan perhatian lebih kepada tiga titik pengisian bahan bakar yang berada di jalur padat kendaraan.

"Sebenarnya yang viral itu ada di SPBU Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Sijambi, kemudian Jalan Sudirman Kelurahan Sirantau, dan SPBU Jalan Arteri," kata Ruslan.

Tiga SPBU ini terletak di jalan utama Kota Tanjungbalai dan sangat berpotensi mengakibatkan kemacetan parah apabila terjadi lonjakan antrean.

Oleh karena itu, Polres Tanjungbalai meminta kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat agar situasi tetap kondusif.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan hal-hal curang seperti penimbunan BBM," pungkasnya.

"Serta tidak melakukan Panic Buying yang bisa merugikan orang banyak," tutup IPDA Muhammad Ruslan.

(cr2/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 02:00 WIB
Switzerland
Swiss
2 - 1
Canada
Kanada
Grup B - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 02:00 WIB
Bosnia
Bosnia
3 - 1
Qatar
Qatar
Grup C - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:00 WIB
Scotland
Skotlandia
0 - 3
Brazil
Brasil
Grup C - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:00 WIB
Morocco
Maroko
4 - 2
Haiti
Haiti
Grup A - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 08:00 WIB
South Africa
Afrika Selatan
1 - 0
South Korea
Korea Selatan
Grup A - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 08:00 WIB
Czechia
Ceko
0 - 3
Mexico
Meksiko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved