Berita Viral
KRONOLOGI Awal Oknum TNI Pangkat Serma Penjaga Sawit Ancam Tembak, Luis Dianiaya hingga Tewas
Terungkap duduk perkara oknum TNI bersama pihak keamanan PT Agrinas Palma Nusantara (APN) melakukan penganiayaan.
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Terungkap duduk perkara oknum TNI bersama pihak keamanan PT Agrinas Palma Nusantara (APN) melakukan penganiayaan.
Akibat penganiayaan tersebut menyebabkan, Luis David Hutabarat (32), meninggal dunia.
Beginilah pengakuan Jhoni, satu di antara korban yang dianiaya juga ikut mengalami penganiayaan oleh anggota TNI bersama lima pihak keamanan PT Agrinas Palma Nusantara (APN), menyampaikan, Serma Buana Delly mengancam akan menembak mereka.
Peristiwa itu terjadi di Desa Suka Maju, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Selasa 16 Juni 2026 lalu.
Baca juga: Berakhir 30 Juni 2026, Cara Daftar dan Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT, Berikut Besarannya
Penganiayaan yang dilakukan Serma Buana Delly, bersama Budiono, seorang pensiunan TNI, serta empat lainnya menyebabkan Luis David Hutabarat (32), meninggal dunia.
Kata Jhoni, saat itu dia berboncengan dengan Luis, usai membabat lahan sawit milik mertua Luis.
Dua rekan mereka yakni Doni membawa motor berboncengan dengan Sutomi.
Baca juga: 2 Alasan JC Irjen Purn Sony Ditolak Kejagung, Peluang Periksa Nanik, Bongkar 41 Nama di Kasus MBG
Di tengah jalan, mereka dikejar dan diadang oleh lima pelaku, termasuk Serma Buana.
Saat itu, Serma Buana Deli langsung turun dari sepeda motor dan mengacungkan parang.
"Pas pulang di persimpangan ada nampak orang itu tadi kumpul, kami lewat aja. Tiba-tiba disalip sama Buana, tiba-tiba turun langsung acungkan parang," ucap Jhoni.
Saat itu, Jhoni mendengar Serma Buana meminta Luis turun dan mengancam bakal membunuh Luis.
Luis kemudian menjawab jika mereka hanya dari ladang.
"Sini turun kau Luis, main kita sini yok, ku bunuh kau, kata Buana tadi. Dari ladangnya kami Pak," ujar Jhoni.
Pada saat penghadangan tersebut, Luis dan Joni berhasil melarikan diri dari cegatan para pelaku.
Sementara Doni dan Sutomi ditangkap para pelaku dan dianiaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-pengeroyokan-daf.jpg)