Berita Viral
KASUS Pengeroyokan Brutal Menewaskan Jaka Malau di Pematangsiantar, Sudah 6 Tersangka Ditahan Polisi
Kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan Jaka Jannes Malau (24) di kawasan Taman Bunga, Kota Pematangsiantar, memasuki babak baru.
TRIBUN-MEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR – Kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan Jaka Jannes Malau (24) di kawasan Taman Bunga, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, memasuki babak baru.
Penyidik Satreskrim Polres Pematangsiantar kembali menahan tiga tersangka tambahan, yakni PGS (44), SS (43), dan RS (52), yang diserahkan oleh pihak keluarga pada Senin (22/06/2026) sore.
Dengan penahanan ini, total tersangka yang sudah ditahan menjadi enam orang, setelah sebelumnya polisi lebih dahulu mengamankan RP, FS, dan RWMS.
Kronologi dan Perkembangan Penyidikan
Awal kejadian: Malam 28 Mei 2026, di depan Taman Bunga, Jalan Merdeka, Pematangsiantar.
Korban: Jaka Malau, pemuda asal Simalungun, ditemukan dalam kondisi kritis akibat pengeroyokan.
Laporan awal: RSUD dr. Djasamen Saragih melaporkan pasien dugaan korban pengeroyokan pada 29 Mei 2026.
Identifikasi: Tim Opsnal Satreskrim menelusuri hingga menemukan keluarga korban di Simalungun dan Medan.
Autopsi: Dilakukan di RS Bhayangkara Tebing Tinggi setelah keluarga memberi persetujuan.
Penyidik mengungkap bahwa peristiwa bermula dari perselisihan biaya pembuatan tato antara HH dan MH. RWMS kemudian membawa sejumlah rekannya untuk menekan MH. Ketegangan berlanjut hingga ke Taman Bunga, di mana RWMS terlibat cekcok dengan korban. Situasi berubah menjadi pengeroyokan yang melibatkan beberapa orang, menyebabkan korban meninggal dunia.
Polisi turut mengamankan barang bukti:
- Satu unit becak bermotor
- Satu unit mobil Daihatsu Sigra dengan stiker organisasi kepemudaan (OKP)
- Rekaman CCTV yang merekam sebagian rangkaian kejadian
Barang bukti ini menjadi kunci dalam mengurai peran masing-masing tersangka.
“Ketiga tersangka langsung diamankan dan diperiksa setelah diserahkan kepada penyidik. Penambahan ini menunjukkan bahwa penyidikan tidak berhenti pada penangkapan awal. Kami terus menelusuri keterlibatan setiap orang dalam rangkaian peristiwa tersebut,”ujar Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Sandi Riz Akbar.
| GURU PPPK Rekam Rok SPG di Swalayan Ngaku Langsung Hapus Foto, Pelaku Dipanggil Tapi Korban Dipecat |
|
|---|
| SIAPA yang Bayar Emak-emak Pendemo Dukung MBG Ngaku Dapat Rp100 Ribu dan Panci? |
|
|---|
| Marak Pungli di Lokasi Wisata Jadi Sorotan Gubernur Bobby, Danau Toba hingga Sidebuk-debuk |
|
|---|
| BAWA 53 Gram Sabu Pakai Plastik Asoy, Bobby Nasution Ditangkap |
|
|---|
| Kasus Penipuan CPNS dan ASN Jerat Julita Damanik, Sekda Simalungun dan BKN Ambil Tindakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jaka-malau-tewas-dikeroyok-okp.jpg)