Berita Viral
Desak KPK Selidiki, Pedagang Heran Pasar Induk di Marelan Rusak Parah, Dibangun Puluhan Miliar
Berdasarkan data yang dihimpun, proyek awal dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp 25 miliar.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Desak KPK selidiki, pedagang heran Pasar Induk di Marelan rusak parah.
Padahal pembangunan pasar ini menghabiskan dana puluhan milliar.
Diketahui pasar Induk Mini Marelan Market di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, kini memprihatinkan.
Baca juga: Divonis 12 Tahun 6 Bulan Penjara, Pria Bunuh Pacar di Medan Ajukan Banding
Dibangun menggunakan anggaran puluhan miliar rupiah dari APBN dan APBD, bangunan itu dilaporkan mengalami kerusakan parah di sejumlah titik.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan pedagang hingga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan.
Padahal, pembangunan pasar tersebut menelan anggaran besar.
Baca juga: CURHAT Suliani Bolak-balik Pengungsian Saat Kebakaran Pabrik Mainan di Medan, Api Mendadak Membesar
Berdasarkan data yang dihimpun, proyek awal dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp 25 miliar.
Dana itu merupakan bagian dari alokasi Rp 75 miliar untuk pembangunan tiga pasar, yakni Pasar Kampung Lalang, Belawan, dan Marelan.
Namun, proyek pembangunan Pasar Marelan sempat terhenti pada 2014 hingga 2015 tanpa kejelasan.
Baca juga: KASUS Penyekapan Sadis Wanita YTR di Bandung, Keluarga Korban Lega Hotman Paris Turun Tangan Bantu
Pada 2016, pembangunan kembali dilanjutkan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp26,9 miliar dan dikerjakan oleh PT Bukit Zaitun setelah memenangkan tender.
Sayangnya, pembangunan kembali terhenti pada 2017. Hingga kini, banyak fasilitas pendukung seperti kios dan los pedagang tidak berfungsi maksimal.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi bangunan pasar berlantai dua itu rusak cukup parah. Atap di sebagian lantai dua dilaporkan hilang.
Sementara plafon di lantai dasar tampak bocor, berlumut, dan lapuk akibat rembesan air hujan.
Ketua Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Medan (P3TM) Pasar Marelan, Ali Suan, mengatakan kondisi fisik bangunan semakin mengkhawatirkan dan berdampak langsung terhadap aktivitas perdagangan.
“Sebagian besar plafon di lantai dua sudah lapuk, jebol, dan bocor. Lantai serta dinding juga mengalami keretakan. Banyak kios rusak berat dan tidak lagi digunakan pedagang,” ujar Ali Suan dikonfirmasi, Minggu (21/6/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dibangun-Puluhan-Miliar-Pasar-Induk-di-Marelan-Rusak-Parah.jpg)