Berita Nasional
Baru Terungkap Skenario AS-Israel Siapkan Ahmadinejad Gantikan Ali Khamenei usai Serang Iran
Nama Ahmadinejad disebut muncul sebagai figur yang dipertimbangkan dalam skenario transisi politik Iran.
Pidato-pidatonya di forum United Nations kerap memicu kritik internasional, namun di dalam negeri ia tetap memiliki basis pendukung kuat, terutama dari kelompok konservatif dan rakyat kelas menengah ke bawah.
Pada awal pemerintahannya, Ahmadinejad dianggap dekat dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Namun hubungan keduanya mulai merenggang menjelang akhir masa jabatannya akibat perbedaan pandangan politik dan konflik internal pemerintahan.
Setelah tidak lagi menjadi presiden pada 2013, Ahmadinejad tetap aktif di dunia politik Iran. Ia beberapa kali mencoba kembali mencalonkan diri sebagai presiden, meski sebagian pencalonannya ditolak oleh Dewan Garda Iran.
Hingga kini, Mahmoud Ahmadinejad masih menjadi figur berpengaruh dalam dinamika politik Iran. Pendukungnya menilai ia sebagai pemimpin sederhana yang berani melawan dominasi Barat dan dekat dengan rakyat kecil.
Sementara para pengkritiknya menilai kebijakan ekonomi serta retorika politiknya justru memperburuk kondisi Iran dan meningkatkan tekanan internasional terhadap negara tersebut.
Meski tidak lagi memegang jabatan resmi, nama Ahmadinejad tetap sering muncul dalam pembahasan politik Timur Tengah, hubungan Iran dengan Barat, serta perkembangan isu nuklir Iran.
Hubungan Ahmadinejad dan Washington Jadi Sorotan
Perubahan sikap Ahmadinejad terhadap Amerika Serikat sebenarnya mulai menjadi perhatian sejak 2019.
Dalam wawancara dengan The New York Times, ia sempat menyampaikan pandangan yang lebih terbuka terhadap Presiden Donald Trump.
“Trump adalah seorang pria yang bertindak. Dia adalah seorang pengusaha dan oleh karena itu dia mampu menghitung biaya dan manfaat serta membuat keputusan,” ujar Ahmadinejad kala itu.
“Kami katakan kepadanya, mari kita hitung biaya dan manfaat jangka panjang bagi kedua negara kita dan jangan berpikiran sempit,” sambungnya.
Pernyataan tersebut memicu spekulasi baru terkait kemungkinan adanya komunikasi tidak langsung antara lingkaran Ahmadinejad dan pihak Barat.
Kedekatan kelompok Ahmadinejad dengan jaringan luar negeri sebelumnya juga sempat menjadi kontroversi di Iran. Mantan kepala stafnya, Esfandiar Rahim Mashai, pernah menghadapi tuduhan terkait dugaan spionase.
Selain itu, perjalanan Ahmadinejad ke Guatemala pada 2023 serta ke Hungary pada 2024 dan 2025 ikut memunculkan spekulasi politik baru. Apalagi, Hongaria dikenal memiliki hubungan diplomatik yang dekat dengan Israel.
Laporan menyebut Ahmadinejad berada di Hongaria tidak lama sebelum agresi Israel pecah pada Juni tahun lalu.
Sikapnya yang memilih diam di media sosial selama konflik berlangsung juga memicu tanda tanya di kalangan publik Iran.
Gedung Putih dan Mossad Belum Beri Penjelasan Detail
| 'Orang Desa Gak Pakai Dolar' Jadi Bahan Olokan, Mahfud MD: Gimana Cara Kasih Tahu Prabowo? |
|
|---|
| Tak Ada Larangan Nobar Film Pesta Babi, Yusril: Kita Tidak Pernah Menjajah Papua |
|
|---|
| ANIES Baswedan Sebut RI Sedang Tak Baik-baik Saja, Pemerintah Dinilai Boros dan Tak Peka |
|
|---|
| Pindad Bakal Wujudkan Permintaan Prabowo Buat Mobil Berbahan Kaca, Dirut: Tunggu Tanggal mainnya |
|
|---|
| Sosok Profesor Sigit Puji Santosa yang Diminta Prabowo Bikin Mobil Presiden Berbahan Kaca |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mahmoud-Ahmadinejad-masih-hidup.jpg)