Iran Vs Amerika Serikat
Deadline 3 Hari, Trump Ancam Iran Jika Gagal Damai, Bakal Siapkan Serangan Besar
Trump kini memberi tenggat waktu yang sangat singkat kepada Teheran untuk segera mengajukan proposal perdamaian.
Serangan AS Sempat Disiapkan
Sehari sebelumnya, Trump mengejutkan publik setelah mengungkap dirinya menunda serangan militer terhadap Iran yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung Selasa.
Melalui unggahan di Truth Social pada 18 Mei 2026, Trump mengatakan keputusan itu diambil karena sedang berlangsung “negosiasi serius” untuk mengakhiri perang.
Ia juga mengaku mendapat permintaan langsung dari para pemimpin Arab Saudi, UEA, dan Qatar agar tidak meluncurkan serangan baru terhadap Iran demi mencegah kawasan Timur Tengah jatuh ke konflik yang lebih luas.
Namun di balik penundaan itu, Trump mengaku militer AS sebenarnya telah siap tempur sepenuhnya.
“Kami semua sudah siap. Kapal-kapal perang sudah penuh persenjataan. Kami siap memulai,” kata Trump.
Meski demikian, Trump tidak mengungkap detail target maupun bentuk operasi militer yang sebelumnya direncanakan.
Ancaman “Big Hit” Baru terhadap Iran
Situasi memanas kembali setelah Trump pada Selasa malam kembali membuka kemungkinan serangan baru terhadap Iran.
“Saya berharap kita tidak perlu perang. Tapi mungkin kami harus memberi mereka pukulan besar lagi,” ujar Trump.
Ia menambahkan keputusan final akan segera diketahui dalam waktu dekat.
Pernyataan itu mempertegas bahwa meski jalur diplomasi masih dibuka, opsi militer tetap berada di atas meja Gedung Putih.
Iran Ajukan Proposal Perdamaian
Di tengah tekanan AS, media pemerintah Iran melaporkan Teheran telah menyiapkan proposal kesepakatan baru.
Isi proposal itu disebut mencakup:
Trump Ancam Iran Jika Gagal Damai
Trump Beri Deadline 3 Hari ke Iran
Donald Trump
Iran
Amerika Serikat
| Trump Menolak Proposal Damai Iran yang Minta Ganti Rugi Rp 4.000 Triliun, Timur Tengah Panas Lagi |
|
|---|
| Iran Akhirnya Ungkap Kondisi Terbaru Mojtaba Khamenei secara Rinci |
|
|---|
| Donald Trump Ragu Iran Ajukan 14 Syarat Damai Akhiri Konflik Secara Permanen, Dunia Menahan Napas |
|
|---|
| Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Langsung Anjlok, Pasar Global Bereaksi Cepat |
|
|---|
| Hizbullah Serang Israel, Gempuran Roket Lebanon Dipakai untuk Balas Dendam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Donald-Trump-as-muka.jpg)