Berita Viral

NASIB MR Mahasiswi Jadi Korban Rudapaksa Modus Lowongan Kerja Palsu, Padahal Niat Cari Biaya Kuliah

Feri alias DR (29) rudapaksa mahasiswi dengan modus lowongan kerja palsu. Dia membuat postingan lowongan kerja palsu di facebook. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN
DIRUDAPAKSA - Foto ilustrasi korban rudapaksa. Terungkap siasat licik DR rudapaksa hingga sekap mahasiswi yang cari kerja dengan buka lowongan palsu di medsos. 

TRIBUN-MEDAN.com - Feri alias DR (29) rudapaksa mahasiswi dengan modus lowongan kerja palsu. Dia membuat postingan lowongan kerja palsu di facebook. 

Modus ini digunakan untuk bisa berbuat asusila terhadap mahasiswi atau pun perempuan muda yang niatnya mencari penghasilan. 

Bahkan Feri menyewa sehari rumah di sebuah kompleks di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.

Feri ditangkap Polisi dalam pelariannya ke Surabaya. 

Polisi menangkap Feri yang baru turun dari kapal di Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (16/5/2026). 

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, Feri sempat melakukan perlawanan saat mau ditangkap sehingga petugas melumpuhkannya dengan timah panas di bagian kaki kiri.

"Karena ada tindakan melawan pas mau dibawa ke Makassar, maka dilakukan tindakan melumpuhkan kepada si pelaku ini," kata Arya Perdana kepada Tribun-Timur.com, Minggu (17/5/2026).

Baca juga: Satpam Dapur MBG di Medan Dirampok dan Ditembak, Kini Tak Punya Uang Keluarkan Peluru di Punggung

Baca juga: Kakek 60 Tahun Cabuli Tetangganya dengan Modus Beri Jajanan

Arya membeberkan siasat licik Feri memperdaya korbannya mahasiswi berinisial MR.

Awalnya, lanjut Arya, pelaku membuka lowongan kerja sebagai baby sitter di laman Facebook.

Di saat yang sama, korban yang sedang kuliah di salah satu kampus swasta di Kota Makassar mencari pekerjaan sampingan.

Korban pun mendaftarkan diri sesuai petunjuk yang disertakan pelaku. "Korban membaca di Facebook lalu tertarik, disuruh lah datang ke rumah (yang disewa) pelaku ini," sebutnya.

Korban tiba di rumah yang dimaksud, berada di komplek perumahan komersil Jl Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sabtu (9/5/2026).

Pelaku, kata Arya, mengatakan kepada korban bahwa pekerjaan baby sitter yang ditawarkan belum tersedia.

Ia pun meminta korban untuk menjadi asisten rumah tangga (ART) lebih dahulu sembari menunggu panggilan sebagai baby sitter.

"Setelah dua hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga, di hari ketiga tiba-tiba pelaku ini masuk ke kamar korban dan mengancam dengan cutter untuk tidak berbicara, tidak berteriak," ungkapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved