Berita Viral
BNN Tanggapi Lagu Siti Mawarni Berhubungan dengan Operasi Narkoba di Labuhanbatu
Lembaga tersebut mengaku merespons fenomena itu dengan menggelar operasi pemberantasan narkotika di Labuhanbatu Utara
Ringkasan Berita:- BNN mengaku merespons fenomena itu dengan menggelar operasi pemberantasan narkotika di Labuhanbatu Utara pada 13 Mei 2026.- operasi tersebut berkaitan dengan keresahan masyarakat yang muncul setelah lagu itu ramai diperbincangkan.- Lagu Siti Mawarni sebelumnya viral di media sosial karena memuat lirik yang menyinggung maraknya peredaran narkotika di Sumatera Utara.
TRIBUN-MEDAN.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menanggapi lagu satire berjudul "Siti Mawarni" di media sosial ternyata ikut menarik perhatian.
Lembaga tersebut mengaku merespons fenomena itu dengan menggelar operasi pemberantasan narkotika di Labuhanbatu Utara pada 13 Mei 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pemberantasan BNN Roy Hardi Siahaan mengatakan, operasi tersebut berkaitan dengan keresahan masyarakat yang muncul setelah lagu itu ramai diperbincangkan.
"Kemudian Operasi Saber yang ini korelasinya dengan fenomena yang terjadi dengan lagu Siti Mawarni yang Labuhan Batu, kami BNN RI melakukan operasi yaitu pada tanggal 13 Mei 2026," ujar Roy di Kantor BNN, Cawang, Selasa (19/5/2026).
Baca juga: DUDUK Perkara Pengantin di Garut Ditangkap Polisi Saat Akad, Ternyata Maling Motor H-2 Nikahannya
Lagu Siti Mawarni sebelumnya viral di media sosial karena memuat lirik yang menyinggung maraknya peredaran narkotika di Sumatera Utara.
Salah satu penggalan liriknya berbunyi, “Siti-siti Mawarni ya incek anak Labuhanbatu, kalau ada orang nyabu ya Allah cepat kasih azabnya, sabu banyak di Sumut ya Allah, bandar sabu kaya semua.”
Roy menjelaskan, dalam operasi di Labuhanbatu Utara itu, petugas melakukan penyelidikan terhadap aktivitas jaringan peredaran narkotika yang diduga beroperasi di wilayah tersebut.
Dari operasi tersebut, BNN menetapkan satu tersangka. Namun, salah satu orang yang sempat diamankan sebelumnya dinyatakan tidak terkait kasus tersebut setelah melalui proses identifikasi.
Baca juga: INI Pernyataan TNI soal Ledakan Bom dari Drone di Halaman Gereja Katolik St Paulus Intan Jaya Papua
"Kami berhasil menetapkan satu tersangka walaupun kami berhasil membawa salah satu pelakunya yang kemudian kami identifikasi ternyata tidak ada hubungannya," kata Roy.
Dari hasil pengembangan, penyidik kemudian mengidentifikasi satu nama lain berinisial WW yang diduga terkait tindak pidana asal serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).
"Tetapi dari satu pelaku tersebut kami menentukan satu pelaku lain berinisial WW yang korelasinya dengan tindak pidana asal bahkan tindak pidana pencucian uang," ungkap Roy.
Menurut Roy, WW kini telah masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus narkotika sekaligus TPPU.
Selain menetapkan tersangka, BNN juga menyita barang bukti berupa paket sabu siap edar dengan total berat 0,90 gram.
Baca juga: Sempat Tak Stabil, Pemprov Sumut Pastikan Harga dan Distribusi Minyakita Kembali Aman
Roy mengatakan, hasil penyelidikan menunjukkan adanya pola pembagian peran dalam jaringan tersebut, mulai dari pengendali hingga penjaga lapak.
| INI Pernyataan TNI soal Ledakan Bom dari Drone di Halaman Gereja Katolik St Paulus Intan Jaya Papua |
|
|---|
| Anak Perwira Polisi Diperiksa, Sempat Ngaku Kebal Hukum Pembuat Lomba Komentar Rasis |
|
|---|
| SOSOK Jambret Viral Rampas HP Milik WNA di Bundaran Hotel Indonesia, Sudah Beraksi 120 Kali |
|
|---|
| Pengakuan Istri Ahmad Bahar soal Ancaman Bikin Hercules Marah, Ponsel Putri Bahar Diretas |
|
|---|
| Kondisi Putri Ahmad Bahar Trauma, Dibawa Massa Anggota Grib Jaya, Rumahnya Digeruduk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Siti-Mawarni-Ya-Incek.jpg)