Berita Viral
Anak Perwira Polisi Diperiksa, Sempat Ngaku Kebal Hukum Pembuat Lomba Komentar Rasis
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto membenarkan LPP merupakan anak polisi.
“Mengingat dampaknya sangat serius, tidak boleh ada toleransi dan normalisasi terhadap segala bentuk rasisme digital. Jika dibiarkan, akan muncul banyak konten serupa demi viralitas dan engagement media sosial,” kata dia.
Abduh menilai, konten semacam itu berpotensi memperuncing konflik horizontal, merusak harmoni sosial, hingga mengganggu ketertiban umum.
Abduh juga menyoroti pernyataan pelaku yang mengaku kebal hukum karena berasal dari keluarga perwira polisi. Menurutnya, hal tersebut menjadi ujian bagi komitmen reformasi institusi kepolisian.
“Polri harus membuktikan benar atau tidaknya pernyataan tersebut. Namun yang paling penting, kepolisian wajib proaktif menangani kasus ini secara cepat, profesional, dan transparan agar tidak muncul kesan adanya perlindungan terhadap pelaku,” katanya.
Ia menegaskan, penanganan tegas terhadap kasus rasis penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sekaligus membuktikan bahwa hukum berlaku sama bagi seluruh warga negara.
“Melalui penegakan hukum yang tegas dan objektif, Polri dapat membuktikan bahwa tidak ada tebang pilih dalam penanganan kasus rasisme. Siapa pun pelakunya, termasuk jika berasal dari keluarga aparat, tetap wajib diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Abduh.
(Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Anak Perwira Polisi Diperiksa
Berita Viral Anak Polisi Kebal Hukum
Wanita Pembuat Lomba Rasis Anak Polisi
| SOSOK Jambret Viral Rampas HP Milik WNA di Bundaran Hotel Indonesia, Sudah Beraksi 120 Kali |
|
|---|
| Pengakuan Istri Ahmad Bahar soal Ancaman Bikin Hercules Marah, Ponsel Putri Bahar Diretas |
|
|---|
| Kondisi Putri Ahmad Bahar Trauma, Dibawa Massa Anggota Grib Jaya, Rumahnya Digeruduk |
|
|---|
| AKSI Bejat Kiai di Ponorogo Terbongkar, Diduga Cabuli 11 Santri Laki-laki, Beraksi Sejak 2017 |
|
|---|
| WARUNG Bakso di Klaten Pasang Tarif AC ke Pembeli Rp 3 Ribu, Dinas Pariwisata Lakukan Penelusuran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bikin-Lomba-Rasis-Wanita-Ini-Pamer-Ibu-dan-Bapaknya-Polisi-Berpangkat-Laporin-Sana-Kebal-Hukum.jpg)