Berita Viral
AKSI Bejat Kiai di Ponorogo Terbongkar, Diduga Cabuli 11 Santri Laki-laki, Beraksi Sejak 2017
Semuanya adalah santri laki-laki. Ada yang sudah dewasa maupun masih di bawah umur atau 17 tahun ke bawah.
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang kiai pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap belasan santri laki-laki.
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan, pihaknya menerima informasi awal dari masyarakat melalui layanan call center 110.
“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat melalui call center 110 terkait dugaan pencabulan ini. Saat ini masih dilakukan pendalaman di wilayah Jambon,” ujarnya saat ditemui di Polres Ponorogo, Selasa (19/5/2026).
Baca juga: Satu Otak Pelaku Pembobol Mess Polda Aceh Ditangkap, Diciduk Polsek Medan Kota di Kos-Kosan
Imam menambahkan, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak guna memastikan kronologi kejadian serta jumlah korban dalam kasus tersebut.
Ia memastikan, terdua pelaku telah ditangkap untuk dimintai keterangan.
“Kami masih memeriksa terduga pelaku serta sejumlah pihak termasuk para korban. Proses penanganan perkara terus berjalan sambil menunggu hasil pendalaman di lapangan,” imbuhnya.
Bongkar Aksi Bejatnya
Muh Ihsan, Kuasa hukum korban yang diduga dicabuli oleh kiai ponpes di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jatim membongkar bagaimana aksi bejat sang kiai.
“Sudah bertahun-tahun mbak. Ada dari 2017 malah. Tapi kita fokus yang saat ini ya. Total ada 11 santri laki-laki menjadi korban,” ungkap Muh Ihsan, Kuasa Hukum.
Baca juga: WARUNG Bakso di Klaten Pasang Tarif AC ke Pembeli Rp 3 Ribu, Dinas Pariwisata Lakukan Penelusuran
Ihsan menjelaskan bahwa salah satu santri sudah muak karena menjadi “korban”. Akhirnya memilih untuk pindah pondok pesantren.
“Korban itu cerita bahwa diperlakukan tidak senonoh.Kejadian yang tidak senonoh itu yang bikin dia tidak betah. Awalnya seperti itu. Dan saudaranya, kakaknya juga mengetahui Akhirnya merasa tidak terima Akhirnya melapor,” terangnya.
Dia menyatakan total ada 11 korban. Semuanya adalah santri laki-laki. Ada yang sudah dewasa maupun masih di bawah umur atau 17 tahun ke bawah.
“Sebagian besar memang masih bawah umur. Ada yang yang dewasa,” terang Ihsan saat dikonfirmasi Tribunjatim.com.
Baca juga: Kapolsek Gunung Malela Dampingi Kontingen MTQ, Pastikan Pembukaan Berjalan Kondusif
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana asusila tersebut. Informasi awal diterima polisi melalui layanan call center 110.
“Benar, kami mendapatkan informasi dari masyarakat melalui call center 110 terkait dugaan pencabulan ini. Saat ini masih dilakukan pendalaman di wilayah Jambon,” katanya.
Jebolan Jatanras Polda Jatim mengaku saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak guna memastikan kronologi kejadian serta jumlah korban dalam kasus tersebut.
“Kami masih memeriksa terduga pelaku serta sejumlah pihak termasuk para korban. Proses penanganan perkara terus berjalan sambil menunggu hasil pendalaman di lapangan,” urainya.
AKP Imam meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi sebelum menarik kesimpulan lebih jauh.
“ Saat ini masih kami amankan dan kami tetap melakukan komunikasi untuk proses lebih lanjut. Juga untuk jumlah pasti korban masih kami dalami," pungkasnya.
(Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com/Kompas.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Kiai di Ponorogo Cabuli 11 Santri Laki-laki
Aksi Bejat Kiai di Ponorogo Terbongkar
Polisi Tangkap Kiai Cabul di Ponorogo
| WARUNG Bakso di Klaten Pasang Tarif AC ke Pembeli Rp 3 Ribu, Dinas Pariwisata Lakukan Penelusuran |
|
|---|
| Prabowo Sebut Orang Desa Tak Pakai Dolar, Gerindra Jelaskan Maksud Bahasa Pemimpin untuk Rakyat |
|
|---|
| BAYI 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandungnya, Tubuh Penuh Bekas Gigitan hingga Disiram Air Panas |
|
|---|
| Pernyataan Resmi TNI Ledakan di Gereja Katolik Stasi Santo Paulus, Diserang Bom Granat dari Drone |
|
|---|
| DETIK-detik Jurnalis Indonesia Diculik Israel, Chiki Fawzi Beberkan Kapal yang Ditumpangi Dicegat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kini-cabuli-11-santri-di-pjnonogio.jpg)