Berita Viral

KLARIFIKASI GRIB Jaya Usai Diduga Kepung Rumah Ahmad Bahar Hingga Bawa Putrinya: Sangat Berlebihan

Marcel mengatakan kedatangan anggota GRIB Jaya juga mengingatkan Ahmad Bahar bahwa ruang publik harus diisi dengan fakta, bukan fitnah atau provokasi.

Tayang:
Tribunjogja.com/Miftahul Huda
DIGERUDUK - Penulis Ahmad Bahar saat memperlihatkan buku karya terbarunya, Jumat (30/1/2026) Ahmad Bahar, penulis buku jadi sorotan usai rumahnya digeruduk oleh belasan orang yang mengaku anggota ormas GRIB Jaya pada Minggu (17/5/2026) (Tribun Jogja/Miftahul Huda) 

TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah klarifikasi GRIB Jaya usai diduga kepung rumah Ahmad Bahar hingga bawa putrinya

Diberitakan sebelumnya, istri Ahmad Bahar Yenni Nur menyebut rombongan pria anggota GRIB Jaya itu mendatangi rumahnya di Cimanggis, Depok, Minggu (17/5/2026). 

Bahkan ia menyebut mereka memaksa masuk dan menggeledah seisi rumah untuk mencari keberadaan Ahmad Bahar. 

Baca juga: AWAL Mula Bocah di Lubuklinggau Tertabrak Mobil Tetangga, 2 Kali Terlindas, Korban Operasi Usus

Padahal, di dalam rumah hanya ada tiga orang anaknya. Meski tidak menemukan Ahmad, rombongan tersebut menolak untuk membubarkan diri.

"Yang dicari Pak Ahmad, terus sampai anak saya dibawa itu untuk jadi sandera kalau Pak Ahmad belum nemuin mereka, gitu loh. Jadi disuruh datang dulu baru anak saya dipulangin, mana itu pas hari ulang tahun anak saya, sedih," ucap dia.

Ketua RW setempat ikut mendampingi anak Yenni saat dibawa oleh rombongan untuk memastikan keselamatannya.

Baca juga: Bulog dan Petani Simalungun Menjaga Pangan di Tengah Sengatan Matahari dan Cuaca Tak Menentu

GRIB Jaya pun memberikan klarifikasi.

Pihaknya membantah telah mengepung rumah penulis buku Ahmad Bahar di Cimanggis, Depok, Minggu (17/5/2026). 

Kabid Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi konten video yang menyinggung Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules.

"Narasi yang menyebutkan adanya "pengepungan massa" dinilai sangat berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan," ujar Marcel dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).

DIGERUDUK - Penulis Ahmad Bahar saat memperlihatkan buku karya terbarunya, Jumat (30/1/2026) Ahmad Bahar, penulis buku jadi sorotan usai rumahnya digeruduk oleh belasan orang yang mengaku anggota ormas GRIB Jaya pada Minggu (17/5/2026) (Tribun Jogja/Miftahul Huda)
DIGERUDUK - Penulis Ahmad Bahar saat memperlihatkan buku karya terbarunya, Jumat (30/1/2026) Ahmad Bahar, penulis buku jadi sorotan usai rumahnya digeruduk oleh belasan orang yang mengaku anggota ormas GRIB Jaya pada Minggu (17/5/2026) (Tribun Jogja/Miftahul Huda) (Tribunjogja.com/Miftahul Huda)

Marcel mengatakan kedatangan anggota GRIB Jaya juga mengingatkan Ahmad Bahar bahwa ruang publik harus diisi dengan fakta, bukan fitnah atau provokasi.

Untuk menjaga kondusivitas di lingkungan sekitar dan menghindari hal-hal anarkis, anggota GRIB meminta Ahmad Bahar langsung datang ke Kantor DPP GRIB Jaya guna mengklarifikasi pernyataannya yang menyinggung Hercules. 

"Sayangnya, Ahmad Bahar dinilai tidak satria dan mencoba lepas dari tanggung jawab. Alih-alih hadir secara jantan, ia justru melarikan diri, mematikan telepon genggamnya, dan hanya mengutus putrinya untuk datang ke kantor DPP," kata Marcel.

Penyebab

Penggerudukan ini dipicu oleh dua hal antara suaminya dengan Hercules.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved