Berita Nasional
5 Fakta Ucapan Prabowo soal Rupiah Anjlok: Warga Desa Tak Pakai Dolar, Singgung Titiek Soeharto
Presiden Prabowo Subianto membuka pernyataannya soal pelemahan rupiah dengan gaya santai saat meresmikan Koperasi Desa Merah Putih
Istilah “collapse” yang disebut Prabowo merujuk pada kondisi runtuhnya sistem ekonomi atau situasi krisis berat yang menyebabkan ekonomi suatu negara mengalami gangguan serius.
Pernyataan itu sekaligus menunjukkan pandangan Prabowo bahwa kondisi ekonomi masyarakat akar rumput tidak sepenuhnya bergantung pada fluktuasi pasar keuangan global.
3. Pengusaha dan Pelaku Aktivitas Internasional Disebut Paling Pusing
Meski berbicara dengan nada santai, Prabowo mengakui ada kelompok tertentu yang paling merasakan dampak pelemahan rupiah terhadap dolar AS.
Menurutnya, pihak yang paling terdampak adalah pengusaha dan masyarakat yang memiliki aktivitas internasional, termasuk mereka yang sering bepergian ke luar negeri.
“Yang pusing itu yang suka keluar negeri. Pengusaha lho,” ujar Prabowo sambil bercanda.
Pernyataan tersebut berkaitan dengan kondisi dunia usaha yang banyak menggunakan dolar AS dalam aktivitas perdagangan maupun impor barang.
Ketika dolar menguat terhadap rupiah, biaya impor bahan baku dan kebutuhan industri biasanya ikut meningkat. Situasi itu dapat memengaruhi harga barang, biaya produksi, hingga kondisi bisnis di dalam negeri.
Selain itu, masyarakat yang sering bepergian ke luar negeri juga akan mengeluarkan biaya lebih besar karena nilai tukar rupiah melemah terhadap mata uang asing.
4. Sentil Titiek Soeharto
Dalam kesempatan lain, Prabowo kembali melontarkan candaan ketika membahas masyarakat yang sering bepergian ke luar negeri.
Ia bahkan menyebut nama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto sambil bercanda soal dampak kenaikan dolar terhadap orang yang gemar melancong ke luar negeri.
“Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa nggak pakai dolar, yang pusing yang itu yang suka ke luar negeri, hayo siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini,” kata Prabowo disambut gelak tawa hadirin.
Tak hanya menyebut Titiek Soeharto, Prabowo juga menyinggung sejumlah nama lain seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, hingga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie.
Candaan tersebut menjadi salah satu bagian pidato yang ramai dibicarakan publik karena memperlihatkan gaya komunikasi Prabowo yang santai di tengah isu serius mengenai kondisi rupiah dan ekonomi nasional.
| PRABOWO Balas Sindiran RI Bakal Kolaps Karena Nilai Tukar Rupiah Loyo, Bandingkan Negara Lain |
|
|---|
| Pengakuan Nadiem Makarim Bongkar Cara Jaksa Hitung Kerugian Negara: Kenapa Dilempar ke Saya? |
|
|---|
| Soal Larangan Nobar Film Pesta Babi, Yusril Ihza Mahendra: Biarkan Masyarakat Menonton |
|
|---|
| Nasib Nadiem Makarim Jika Tak Bayar Rp 5,6 Triliun Dalam Waktu 1 Bulan, Harta Bedanya Akan Disita |
|
|---|
| Sudah Menjadi Bagian Partai, PSI Sebut Jokowi Akan Keliling Indonesia Mulai Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-resmikan-museum-buruh.jpg)