Berita Viral
AKUI Program MBG Bermasalah, Prabowo Janji Tindak Pejabat yang Selewengkan Anggaran: Kita Bersihkan
Presiden Prabowo akui program Makan Bergizi Gratis (MBG) menimbulkan masalah dan diduga menjadi lahan penyelewengan anggaran.
TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Prabowo akui program Makan Bergizi Gratis (MBG) menimbulkan masalah dan diduga menjadi lahan penyelewengan anggaran.
Prabowo menegaskan akan menindak pelaku penyelewengan anggaran MBG.
Prabowo memastikan akan mencopot pejabat yang bermain-main dengan anggaran MBG.
Hal ini disampaikan langsung Prabowo saat ia menghadiri acara peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Prabowo menyatakan secara terbuka di hadapan para jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan para kepala daerah bahwa dirinya tidak akan berkompromi terhadap segala bentuk pelanggaran.
Ia berjanji akan langsung mencopot jabatannya bagi siapa saja yang terbukti melakukan penyimpangan dalam mengelola program MBG.
"MBG banyak masalah. Kita harus tertibkan. Manusia Indonesia, ya kita mengertilah ya. Penyakit kita harus kita berani hadapi. Harus kita berani bicarakan bahwa banyak di antara unsur-unsur pimpinan kita hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat. Berurusan dengan uang, dia lupa," kata Presiden Prabowo.
Baca juga: 2 Anggota TNI Berkelahi di Diskotek Palembang, Pratu F Tewas Ditembak, Penyebab Senggolan Saat Joget
Baca juga: KARIER Cemerlang AKP Bonar Hutapea Disorot, Alumni Akpol 2015, Kasat Narkoba yang Terlibat Narkoba
Presiden Prabowo juga menambahkan bahwa jajaran pemerintahannya akan melakukan pengawasan ketat secara berkala.
Sebaliknya, ia tidak akan ragu untuk menindak siapapun yang melakukan penyelahgunaan kewenangan.
"Tapi saya sudah katakan, pemerintah saya tidak ragu-ragu siapapun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahkan kewenangan, akan kita tertibkan kita bersihkan kita copot dari jabatan," lanjut Prabowo.
Ia mengingatkan seluruh elemen kepemimpinan, mulai dari tingkat menteri, gubernur, bupati, hingga tingkat kepala desa untuk saling mengoreksi diri dan menjaga integritas masing-masing.
Evaluasi internal disebut Prabowo sebagai kunci keberhasilan program nasional ini.
"Semua koreksi diri. Ya, koreksi diri. Jaga diri kita masing-masing. Saling menegur, saling ingatkan. Saling ingatkan," tegasnya.
Baca juga: UHN Wisuda 954 Lulusan, Yayasan Anggarkan Rp10 Miliar untuk Pembenahan Kampus
Baca juga: UHN Wisuda 954 Lulusan, Yayasan Anggarkan Rp10 Miliar untuk Pembenahan Kampus
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-jatim
| KARIER Cemerlang AKP Bonar Hutapea Disorot, Alumni Akpol 2015, Kasat Narkoba yang Terlibat Narkoba |
|
|---|
| VIRAL Influencer Kehilangan 140 Ribu Followers Dalam Semalam Gegara Filter Wajah Eror Saat Live |
|
|---|
| INI ALASAN Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp5,68 Triliun |
|
|---|
| PILU Pemuda Dikeroyok Hingga Tewas Gegara Lerai Perkelahian, Diduga Juga Dilempar dari Lantai 2 |
|
|---|
| PEMBELAAN Anggota DPRD Achmad Syahri Disanksi Imbas Main Gim dan Merokok Saat Rapat Tentang Stunting |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-resmikan-museum-buruh.jpg)