Berita Viral

KARIER Cemerlang AKP Bonar Hutapea Disorot, Alumni Akpol 2015, Kasat Narkoba yang Terlibat Narkoba

Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea ditangkap kasus narkoba.  

Tayang:
Istimewa
Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea ditangkap Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2 Mei 2026 terkait dugaan peredaran gelap narkotika. (Istimewa/Polreskukar.id) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea ditangkap kasus narkoba.  

Penangkapan AKP Yohanes Hutapea menambah daftar kasat narkoba yang ikut terlibat dalam peredaran barang haram tersebut. 

Berdasarkan informasi AKP Yohanes Hutapea alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2015. 

Informasi penangkapan AKP Yohanes mulai ramai diperbincangkan publik setelah disebut diamankan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur pada 2 Mei 2026 lalu.

Perwira polisi itu kini dikabarkan telah ditahan di Rumah Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Kaltim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kabar tersebut akhirnya dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Yuliyanto.

“Betul (ditangkap dan ditahan), belum dirilis karena masih pengembangan,” ujar Yuliyanto kepada Warta Kota, Jumat (15/5/2026).

Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea ditangkap Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2 Mei 2026 terkait dugaan peredaran gelap narkotika. (Istimewa/Polreskukar.id)
Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea ditangkap Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2 Mei 2026 terkait dugaan peredaran gelap narkotika. (Istimewa/Polreskukar.id) (Istimewa)

Kasus Masih Dikembangkan

Meski membenarkan penangkapan tersebut, pihak kepolisian belum mengungkap secara rinci bentuk keterlibatan AKP Yohanes dalam kasus narkotika yang tengah diselidiki.

Polda Kaltim memilih berhati-hati lantaran proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan masih berlangsung intensif.

Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim kini terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.

Baca juga: Taufik alias Gembel Ditangkap dalam Kasus Begal di Jakbar, Residivis Curas yang Jadi Kurir Narkoba

Kasus ini pun menjadi perhatian serius karena melibatkan aparat penegak hukum yang selama ini justru bertugas memberantas peredaran narkoba.

Publik menilai kasus tersebut menjadi pukulan telak bagi institusi kepolisian di tengah upaya Polri memperkuat citra bersih dan profesional.

Bareskrim Polri Turun Tangan

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved