Berita Viral

PEMBELAAN Anggota DPRD Achmad Syahri Disanksi Imbas Main Gim dan Merokok Saat Rapat Tentang Stunting

Anggota DPRD Kabupaten Jember Achmad Syahri telah mendapatkan sanksi berat imbas bermain gim sambil merokok saat rapat membahas stunting. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN
Anggota DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri Assidiqi mendapatkan sanksi berat akibat merokok rapat terkait penanganan kesehatan di Jember.  

Adapun RDP itu memang bersifat terbuka sehingga wartawan dan sejumlah aktivis media sosial bisa memantaunya.

Kabar terbaru, Achmad Syahri kini mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Permintaan maaf itu disampaikan melalui media sosial.

“Dengan rendah hati minta maaf, memohon maaf kepada masyarakat Jember, khususnya kepada Ketua Umum Gerindra dan juga kepada DPP Gerindra atas apa yang sudah beredar,” kata Syahri dalam videonya dikutip dari Tribunnews, Kamis (14/5/2026).

Dia mengaku khilaf dan akhirnya sadar bahwa perbuatannya itu keliru. Dia berharap hal itu bisa menjadi pelajaran baginya.

“Saya siap disanksi oleh partai dan juga oleh DPRD Kabupaten. Saya sebagai anak muda juga banyak kekurangan. Semoga ke depannya ini tidak terulang lagi," sambung dia. 

Selain itu, permintaan maaf juga disampaikan oleh Ketua DPRD Jember Ahmad Halim. Pihaknya berjanji akan meningkatkan kedisiplinan dan menegur yang bersangkutan. 

“Kami atas nama pimpinan DPRD menyampaikan permintaan maaf dan kita akan memproses karena ini juga menyangkut etika lembaga DPRD. Tentu kita tegur yang bersangkutan karena tidak menerapkan sistem-sistem kedisiplinan maupun attitude,” kata Ahmad di Jember, Rabu.

Halim memaparkan dalam bekerja anggota DPRD Jember harus mengedepankan etika dan kedisiplinan.

"Terutama itu di ruang rapat. Kami juga minta BK (Badan Kehormatan) untuk mengkaji secara kelembagaan, apakah nanti akan ada sanksi, apakah sanksi administratif atau disiplin,'" kata Halim.

Sementara itu, dari sisi partai, Halim yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Jember menyampaikan akan memanggil Syahri untuk dilakukan klarifikasi.

"Kami akan panggil yang bersangkutan untuk proses klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf. Dan ini menjadi catatan bagi Partai kami. Sebab Partai Gerindra menerapkan sistem kedisiplinan ketat. Memang dia masih muda dan baru menjadi anggota dewan, belum pernah ikut pembekalan di Hambalang," kata Halim.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-lampung.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved