Berita Viral
PEMBELAAN Anggota DPRD Achmad Syahri Disanksi Imbas Main Gim dan Merokok Saat Rapat Tentang Stunting
Anggota DPRD Kabupaten Jember Achmad Syahri telah mendapatkan sanksi berat imbas bermain gim sambil merokok saat rapat membahas stunting.
TRIBUN-MEDAN.com - Anggota DPRD Kabupaten Jember Achmad Syahri telah mendapatkan sanksi berat imbas bermain gim sambil merokok saat rapat membahas stunting.
Tindakan Syahri menimbulkan amarah publik dan menilai Syahri tidak peduli dengan penanganan kesehatan di Jember.
Publik merasa kecewa telah memilih Syahri sebagai wakil rakyat.
Namun, Syhari membela diri atas tindakannya itu.
Katanya, dia baru pertama kali melakukan itu.
"Baru pertama," ujar Achmad di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, pada Jumat (15/5/2026).
Achmad menegaskan bahwa tindakan tidak terpuji tersebut baru pertama kali dilakukannya.
Ia mengatakan bahwa perilaku bermain gim dan merokok di ruang sidang tak kerap dilakukan.
Achmad juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi. Ia mengaku sangat menyesali perbuatannya yang dinilai melanggar etika sebagai wakil rakyat.
"Ya sudah saya cukup menyesal sekali, menyesal sekali berbuat seperti itu dan tidak akan mengulangi," tegasnya.
Baca juga: PRABOWO Sebut Negara Masih Baik-Baik Saja Meski Rupiah Anjlok: Orang Desa Gak Pakai Dolar
Baca juga: SIASAT Licik Satpam Masuk Kamar ART di Rumah Pribadi Bupati Konsel, Korban Baru Sehari Kerja
Namun, saat jurnalis mencoba mendalami lebih lanjut mengenai budaya merokok di dalam ruang rapat paripurna, Achmad Syachri memilih untuk tidak memberikan jawaban dan langsung berjalan menjauh dari kerumunan media.
Awal Viral
Sebelumnya Achmad Syahri tertangkap kamera sedang merokok dan bermain game saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin (11/5/2026) lalu.
Padahal, RDP itu membahas perihal kesehatan, bersama dengan sejumlah stakeholder Komisi D yakni dinas kesehatan, 15 Puskesmas, dinas sosial, juga BPJS Kesehatan.
Persoalan yang mereka bahas adalah penanganan campak di Kabupaten Jember, serta perkembangan universal health coverage (UHC).
Adapun RDP itu memang bersifat terbuka sehingga wartawan dan sejumlah aktivis media sosial bisa memantaunya.
Kabar terbaru, Achmad Syahri kini mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Permintaan maaf itu disampaikan melalui media sosial.
“Dengan rendah hati minta maaf, memohon maaf kepada masyarakat Jember, khususnya kepada Ketua Umum Gerindra dan juga kepada DPP Gerindra atas apa yang sudah beredar,” kata Syahri dalam videonya dikutip dari Tribunnews, Kamis (14/5/2026).
Dia mengaku khilaf dan akhirnya sadar bahwa perbuatannya itu keliru. Dia berharap hal itu bisa menjadi pelajaran baginya.
“Saya siap disanksi oleh partai dan juga oleh DPRD Kabupaten. Saya sebagai anak muda juga banyak kekurangan. Semoga ke depannya ini tidak terulang lagi," sambung dia.
Selain itu, permintaan maaf juga disampaikan oleh Ketua DPRD Jember Ahmad Halim. Pihaknya berjanji akan meningkatkan kedisiplinan dan menegur yang bersangkutan.
“Kami atas nama pimpinan DPRD menyampaikan permintaan maaf dan kita akan memproses karena ini juga menyangkut etika lembaga DPRD. Tentu kita tegur yang bersangkutan karena tidak menerapkan sistem-sistem kedisiplinan maupun attitude,” kata Ahmad di Jember, Rabu.
Halim memaparkan dalam bekerja anggota DPRD Jember harus mengedepankan etika dan kedisiplinan.
"Terutama itu di ruang rapat. Kami juga minta BK (Badan Kehormatan) untuk mengkaji secara kelembagaan, apakah nanti akan ada sanksi, apakah sanksi administratif atau disiplin,'" kata Halim.
Sementara itu, dari sisi partai, Halim yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Jember menyampaikan akan memanggil Syahri untuk dilakukan klarifikasi.
"Kami akan panggil yang bersangkutan untuk proses klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf. Dan ini menjadi catatan bagi Partai kami. Sebab Partai Gerindra menerapkan sistem kedisiplinan ketat. Memang dia masih muda dan baru menjadi anggota dewan, belum pernah ikut pembekalan di Hambalang," kata Halim.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-lampung.com
| KRONOLOGI TNI Tembak TNI di Tempat Hiburan Malam Palembang, Dipicu Senggolan Saat Joget |
|
|---|
| Gubernur Bobby Nasution Sindir Wali Kota Medan ke Luar Negeri Tanpa Izin: Bilangnya ke Luar Kota |
|
|---|
| Kapolres Kukar Ungkap Kasat Narkoba AKP Yohanes BA Hutapea Miliki Narkotika Jenis Liquid |
|
|---|
| TRAGEDI Penembakan Sadis Sesama Anggota TNI di Palembang: Duka Keluarga dan Harapan |
|
|---|
| KRONOLOGI Pratu F Tewas Diduga Ditembak Seprofesi TNI, Kapendam II Sriwijaya: Masih Diperiksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anggotadprdmerokoksd.jpg)