Berita Viral

SOSOK Monica Witt Eks Agen AS Membelot ke Iran, Kini Diburu FBI, AS Buka Sayembara Rp 3,2 Miliar

Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) memburu Monica Witt, eks intelijen AS yang membelot ke Iran. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN
FBI menawarkan USD 200 ribu atau sekitar Rp3,2 miliar untuk informasi keberadaan Monica Witt.  

Berdasarkan dokumen dakwaan, setelah membelot Witt menerima berbagai fasilitas dari pejabat Iran, termasuk tempat tinggal dan perangkat komputer untuk mendukung aktivitasnya.

Dakwaan tersebut juga menyeret empat warga negara Iran yang dituduh terlibat dalam konspirasi, percobaan peretasan komputer, dan pencurian identitas yang diperberat.

Kasus ini memperlihatkan bagaimana perang intelijen antara Amerika Serikat dan Iran tidak hanya berlangsung melalui operasi siber dan diplomasi, tetapi juga melalui perekrutan aset manusia di dalam institusi strategis.

Simbol Rivalitas Intelijen AS-Iran

Kasus Monica Witt menjadi simbol meningkatnya rivalitas keamanan dan intelijen antara Washington dan Teheran dalam satu dekade terakhir.

Di tengah ketegangan geopolitik yang terus meningkat, terutama terkait program nuklir Iran dan konflik di Timur Tengah, pembelotan mantan agen intelijen dianggap sebagai ancaman serius terhadap keamanan nasional AS.

Langkah FBI menawarkan hadiah besar juga menunjukkan bahwa pemerintah AS masih menganggap Witt sebagai target prioritas tinggi dalam operasi kontraintelijen mereka.

Hingga kini, keberadaan Monica Witt belum diketahui secara pasti dan otoritas AS menduga ia masih berada di Iran atau berada dalam perlindungan jaringan yang terkait dengan pemerintah Teheran.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved