Berita Viral

Bripda Alvian Sinaga Polisi Bakar Pacarnya Sampai Tewas Divonis Penjara Seumur Hidup dan Dipecat

Bripda Alvian Sinaga anggota Polres Indramayu divonis penjara seumur hidup setelah membunuh kekasihnya, Putri Apriyani (24)

Tayang:
Kolase Tribun-Medan.com/Istimewa
Bripda Alvian Maulana Sinaga akhirnya berhasil ditangkap. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Putri Apriyani di Indramayu. Foto dan video detik-detik penangkapan Alvian Maulana Sinaga, viral di media sosial Sabtu (23/8/2025), dan banyak dibagikan oleh masyarakat Indramayu. Alvian ditangkap dari sebuah saung di wilayah Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompo, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Kolase Tribun-Medan.com/Istimewa) 

TRIBUN-MEDAN.COM – Bripda Alvian Sinaga polisi yang bakar pacar sampai tewas divonis penjara seumur hidup.

Adapun Bripda Alvian Sinaga anggota Polres Indramayu divonis penjara seumur hidup setelah membunuh kekasihnya, Putri Apriyani (24).

Bripda Alvian Maulana Sinaga sebelumnya telah dipecat dari kepolisian.

Kuasa hukum keluarga korban, Toni RM, mengatakan, putusan tersebut dijatuhkan kepada Alvian dalam persidangan yang dilaksanakan di PN Indramayu pada Selasa (12/5/2026) lalu.

Menurut dia, pertimbangan majelis hakim dalam memutus hukuman penjara seumur hidup ialah perbuatan Alvian dinilai meninggalkan dampak psikologis kepada keluarganya.

"Majelis hakim menilai tindakan terdakwa Alvian tidak hanya menghilangkan nyawa korban, tetapi turut memberikan penderitaan mendalam kepada keluarga," ujar Toni RM kepada Tribun Jabar, Kamis (14/5/2026).

Ia mengatakan, putusan yang membuat Alvian bakal menjalani hukuman penjara di Lapas Indramayu hingga akhir hayatnya itu benar-benar memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Baca juga: VIRAL Foto-foto Kamaruddin Simanjuntak Sakit, Keluarga Akhirnya Buka Suara Ungkap Kondisi Terkini

Pihaknya pun mengapresiasi langkah majelis hakim yang terdiri dari Hakim Ketua, Ria Agustin, dan dua Hakim Anggota, Agus Eman, serta Bayu, karena telah memutus hukuman penjara seumur hidup terhadap Alvian.

"Putusan ini tidak bisa mengembalikan korban, tetapi minimalnya memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga korban, sehingga kami sangat mengapresiasi majelis hakim," kata Toni RM.

Ia juga berterima kasih atas kolaborasi antaraparat penegak hukum yang mengawal kasus tersebut dari mulai pemeriksaan di TKP, penangkapan Alvian, hingga persidangan di PN Indramayu.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Kapolres Indramayu, Pak Kasat Reskrim, dan JPU dari Kejari Indramayu, yang telah mengawal proses hukumnya, sehingga sesuai harapan keluarga korban," ujar Toni RM.

Ayah korban, Karja, mengatakan, vonis itu menjadi jawaban atas doa-doa panjang yang dipanjatkan keluarga mengenai peristiwa keji yang menimpa anaknya.

Ia pun mengaku lega saat majelis hakim memutus hukuman penjara seumur hidup terhadap Alvian, karena terbukti menghilangkan nyawa korban berdasarkan fakta persidangan.

Selain itu, pelaku yang terbukti menghabisi nyawa anaknya bakal menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji besi benar-benar sesuai harapan keluarganya.

"Vonis hukuman (penjara) seumur hidup terhadap terdakwa ini sesuai harapan keluarga, karena dari awal kami meminta dihukum berat," ujar Karja, Kamis (14/5/2026).

Baca juga: Dinilai Lama Penanganan Terhadap Pelaku Penipuan Online, Masyarakat Datangi Polres Tanjungbalai

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved