Berita Viral
JURI Cerdas Cermat Indri Wahyuni Diduga Curhat di Story WA, Tak Merasa Salah: yang Iri Makin Panas
Dalam story tersebut, kontak bernama Bu Indri MPR itu membahas soal kemenangan sekolah dan perlombaan.
TRIBUN-MEDAN.com - Setelah nama Indri Wahyuni ramai diperbincangkan publik usai pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat MPR di Pontianak, Kalimantan Barat, kini ia curhat merasa tak bersalah di stroy WhatsApp.
Unggahan itu muncul tidak lama setelah jalannya lomba pada Sabtu, 9 Mei 2026, menuai sorotan dari berbagai pihak.
Dalam kegiatan tersebut, Indri diketahui menjadi salah satu juri yang bertugas menilai para peserta lomba.
Kontroversi mulai mencuat ketika peserta asal SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau yang akrab disapa Ocha, menyampaikan keberatan atas hasil penilaian dewan juri.
Baca juga: Kecelakaan Mobil SPPG, Kronologi Tabrak 2 Pedagang Gerobak, 1 Korban Meninggal
Ocha merasa jawaban yang ia berikan seharusnya dinyatakan benar, namun justru dianggap keliru oleh tim penilai.
Keberatan itu tidak hanya terjadi sekali, sebab Ocha tercatat sempat melayangkan protes hingga tiga kali selama perlombaan berlangsung.
Meski begitu, seluruh protes yang diajukan tetap ditolak oleh dewan juri yang bertugas saat itu.
Nama Indri pun ikut menjadi sorotan karena dianggap sebagai salah satu pihak yang membantah keberatan dari peserta tersebut.
Sejak kejadian itu viral di media sosial, perbincangan publik mengenai jalannya Lomba Cerdas Cermat MPR terus bergulir dan memicu beragam tanggapan dari warganet.
Baca juga: Kepala BGN Dadan Hindayana: Siswa Bisa Request Menu MBG, SPPG Wajib Tanya Keinginan Anak
Gara-gara hal tersebut, sosok Indri kini ramai dihujat netizen di media sosial.
Di tengah sorotan itu, belakangan muncul isu Indri curhat di story WhatsApp usai polemik lomba cerdas cermat.
Dalam tangkapan layar yang dilansir dari akun Instagram @kementrianbakuhantam, terlihat ada tangkapan layar story WA dari kontak bernama Bu Indri MPR.
Dalam story tersebut, kontak bernama Bu Indri MPR itu membahas soal kemenangan sekolah dan perlombaan.
"They deserve the win and the explanation why they are still the winner of the game. Focusing on one school and neglecting justice for other is a part of the biggest ignorance that one could do. (Mereka pantas mendapatkan kemenangan dan penjelasan mengapa mereka tetap menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut. Fokus pada satu sekolah dan mengabaikan keadilan bagi yang lain adalah bentuk ketidakpedulian terbesar yang bisa dilakukan seseorang)," tulis kontak bernama Bu Indri MPR.
Baca juga: Guru Honorer SMP di Surabaya Rudapaksa Siswi 6 Kali, Beraksi di Laboratorium Komputer dan Toilet
Tak cuma itu, kontak tersebut juga menyinggung soal profil sekolah yang menang.
Indri Wahyuni Curhat di Story WA
Indri Wahyuni
Harta Kekayaannya Indri Wahyuni
Juri Cerdas Cermat dinonaktifkan
| Kecelakaan Mobil SPPG, Kronologi Tabrak 2 Pedagang Gerobak, 1 Korban Meninggal |
|
|---|
| Respons Anggota DPR Penonaktifan Dewan Juri Serta MC Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar |
|
|---|
| Nasib Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar, MPR Ungkap Alasan Pencopotan usai Zalimi Siswi |
|
|---|
| Guru Honorer SMP di Surabaya Rudapaksa Siswi 6 Kali, Beraksi di Laboratorium Komputer dan Toilet |
|
|---|
| Penyesalan Tejo Bantu Ashari Melarikan Diri, Tertipu Identitas Palsu hingga Puasa Selama 3 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Indri-Wahyuni-juri-cerdas-cermat-viral.jpg)