Berita Viral

USAI Dinonaktifkan MPR, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Melas Minta Dimaafkan

Usai ditindak tegas MPR, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI melas minta dimaafkan

Tayang:
Tangkapan layar
VIRAL CERDAS CERMAT MPR: Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Kini melas minta dimaafkan. 

Namun, pada pertanyaan yang sama, Grup B asal SMAN 1 Sambas justru mendapatkan tambahan 10 poin meskipun memberikan jawaban yang dinilai memiliki substansi serupa.

Ketidakadilan yang terekam kamera ini mengundang kritik pedas dari Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Hetifahmendesak agar babak final LCC Empat Pilar tingkat Kalbar tersebut segera diulang kembali.

"Diulangi, diulangi saja," tegas Hetifah.

Baca juga: Profil Achmad Syahri As Siddiqi, Anggota DPRD Jember yang Merokok dan Main Game saat Rapat

Ia menilai langkah ini perlu diambil demi memastikan proses pencarian pemenang berjalan secara adil dan kompetitif.

Hetifah juga mengutarakan kekhawatirannya terhadap dampak psikologis para siswa jika hasil lomba yang kontroversial ini tetap dibiarkan begitu saja.

Ia takut para pelajar tersebut akan mengalami trauma mendalam terhadap sebuah kompetisi di masa depan.

"Kami memohon maaf karena peristiwa ini dan sebaiknya ini diulangi. Karena mereka yang menjadi pemenang adalah memang yang terbaik walaupun saya melihat sangat kompetitif," tambah Hetifah.

Merespons protes dan viralnya video tersebut, Sekretariat Jenderal MPR RI akhirnya resmi menonaktifkan seluruh dewan juri dan pembawa acara (MC) yang bertugas dalam kegiatan tersebut.

"Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan Dewan Juri dan MC pada kegiatan LCC ini," bunyi keterangan resmi MPR RI.

Selain sanksi penonaktifan, pihak MPR RI juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kelalaian dewan juri yang memicu polemik ini. 

Baca juga: SOSOK Josepha Alexandra, Peserta Cerdas Cermat Viral yang Akhirnya Dapat Tawaran Sekolah ke China

Mereka mengakui bahwa kegiatan pembinaan generasi muda harus menjunjung tinggi nilai sportivitas, keadilan, dan objektivitas.

MPR menyadari sepenuhnya bahwa insiden ini telah mencederai semangat pembelajaran yang sehat di kalangan pelajar.

Sebagai tindak lanjut, MPR berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba di masa mendatang.

Fokus perbaikan akan diarahkan pada mekanisme penilaian serta pengetatan sistem verifikasi jawaban peserta.

Selain itu, tata kelola mengenai prosedur keberatan atau protes dari peserta saat lomba berlangsung juga akan dibenahi agar prosesnya lebih transparan dan akuntabel.

*/tribun-medan.com

sumber Tribunbogor

 

 

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved