Berita Viral
Penembak Brigadir Arya Supena Belum Ditangkap, Polda Lampung Persempit Ruang Gerak Pelaku
Perkembangannya sampai saat ini, lanjut dia, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf telah membentuk tim khusus yang sedang melakukan pengejaran
TRIBUN-MEDAN.com - Pelaku penembak Brigadir Arya Supena yang tewas ditembak oleh pencuri motor belum ditangkap polisi, namun Polda Lampung berusaha mempersempit ruang geraknya agar tidak kabur dari Provinsi Lampung.
Upaya tersebut dengan penyekatan yang dilakukan seluruh Polsek dan Polres di jajaran Polda Lampung. Selain menyekat, juga dilakukan penyisiran.
Pelaku diburu tim Polda Lampung karena telah mengakibatkan seorang polisi gugur saat korban mau menggagalkan pencurian motor (curanmor).
Korban adalah Brigadir Arya Supena yang kini sudah dinaikkan pangkatnya menjadi Bripka Anumerta Arya Supena anggota Intel Polda Lampung. Arya gugur dengan luka tembak di kepala.
Baca juga: SOSOK Shindy Lutfiana, MC Cerdas Cermat Viral Diduga Kena Mental, Akun IG Langsung Hilang
Dia ditembak terduga pelaku curanmor di Toko Yussy Akmal, Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan/Kecamatan, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026).
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyatakan bahwa sampai saat ini pihaknya terus berjuang untuk menangkap pelaku.
"Penyekatan telah dilakukan oleh Polres-polres dan Polsek-polsek di jajaran Polda Lampung. Semuanya membantu bagaimana caranya agar pelaku tersebut tidak keluar dari Lampung," kata Kabid Humas, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Senin (11/5/2026).
"Tinggal doa saja agar kita bisa menangkap pelakunya," imbuh Yuni.
Baca juga: Nasib Tragis Bocah 6 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Siak, Keluarga Pelaku Perantauan dari Sumut
Apakah pengejaran pelaku melibatkan Polda lainnya, Yuni menyatakan, bahwa saat ini belum dan semuanya masih dikendalikan oleh Polda Lampung.
"Tim yang dilibatkan yakni Jatanras Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, dan Polsek," kata Yuni.
Dia berharap pelaku saat ini masih di wilayah hukum Lampung. Perkembangannya sampai saat ini, lanjut dia, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf telah membentuk tim khusus yang sedang melakukan pengejaran.
Baca juga: Polda Maluku Buka Suara Kasus Polwan Brigpol Isyebel Diduga Selingkuh Hingga Digrebek Suami
Sejumlah saksi sudah diambil keterangannya terkait dengan peristiwa ini. "Semakin mengerucut dan juga ditambah dengan modus-modus yang dilakukan oleh kedua pelaku," kata Yuni.
Saat ditanya senjata api milik korban sendiri sudah ditemukan apa belum, menurut Yuni ada yang akan menangani.
Karena polisi dalam menangani suatu perkara, yang pertama adalah sudah jelas itu merupakan tindak pidana.
Kemudian bagaimana crime scientific investigation dan itu polisimemerlukan para dokter-dokter forensik.
Tewas Usai Pulang Piket
Anggota Intel Kamneg Polda Lampung, Brigadir Arya Supena yang meninggal dunia ditembak diduga pelaku curanmor usai pulang piket.
"Beliau gugur dalam bertugas, korban itu dalam kondisi mau pulang ke rumah setelah dari dinas atau piket," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun saat dihubungi Tribun Lampung, Sabtu (9/5/2026).
Rumah korban di Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat.
Sebelumnya, Brigadir Arya Supena meninggal dunia setelah ditembak diduga pelaku curanmor.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan ZA Pagar Alam atau depan toko kue Yussy Akmal, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) pukul 05.30 WIB.
"Pagi tadi kejadiannnya, Innalillahi wainnailaihi rojiun, 15 menit yang lalu korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun saat dihubungi Tribun Lampung, Sabtu (9/5/2026).
Korban datang ke lokasi kejadian di Jalan ZA Pagar Alam atau di depan Toko Kue Yussy Akmal dengan mengendarai Honda Beat Street hitam BG6138ACY.
Pada saat itu korban melihat ada 2 orang pria dimana salah satunya sedang merusak kunci stang motor Honda Beat Biru Putih BE2826NBM.
Motor tersebut milik Nuraini Maya (27) karyawan toko kue Yussy Akmal.
Korban menegur pelaku dan kemudian pelaku mengeluarkan senjata api lalu menembakkan ke arah korban, hingga terkena bagian kepala korban.
Kemudian setelah kejadian tersebut komplotan tersebut melarikan diri dan senpi sempat terjatuh.
Barang bukti yang diamankan yakni 1 kunci leter T, motor yang akan digasak pelaku milik korban dan handphone korban.
(Tribun-Mednan.com)
Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Pelaku Penembak Brigadir Arya Belum Ditangkap
Brigadir Arya Supena
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya
Brigadir Arya Tewas Ditembak
| SOSOK Shindy Lutfiana, MC Cerdas Cermat Viral Diduga Kena Mental, Akun IG Langsung Hilang |
|
|---|
| Pondok Pesantren di Mesuji Lampung Dibakar Massa, Dipicu Dugaan Santriwati jadi Korban Asusila |
|
|---|
| Nasib Tragis Bocah 6 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Siak, Keluarga Pelaku Perantauan dari Sumut |
|
|---|
| Perburuan Ahmad Al Misry, Tersangka Pelecehan Seksual Sejumlah Santri,Diduga Punya 2 Kewarganegaraan |
|
|---|
| Polda Maluku Buka Suara Kasus Polwan Brigpol Isyebel Diduga Selingkuh Hingga Digrebek Suami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jovita-istri-Brigadir-Arya-Supena-saat-keluar-dari-kamar-jenazah.jpg)