Berita Viral

JUMLAH Korban Jiwa Akibat Hantavirus Menjadi 3 Orang, Terbaru di Kalimantan Barat

Korban meninggal dunia akibat hantavirus telah bertambah menjadi 3 orang.  

Tayang:
ChatGPT/Tribun-medan.com
VIRUS HANTA- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat ada delapan kasus virus Hanta per 19 Juni 2025 di empat provinsi yang ada di Indonesia. Ilustrasi ini dibuat menggunakan aplikasi kecerdasan buatan atau AI, Senin (23/6/2025). 

Warga diminta menghindari makanan atau barang yang berpotensi terkontaminasi liur, urine, maupun kotoran tikus.

Ada 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, 3 Meninggal

Kemenkes menyebut total ada 23 kasus hantavirus di Indonesia sejak 2024 hingga pekan ke-16 tahun 2026.

Dari total keseluruhan kasus, virus ini telah mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

"Ini situasi nasional. Ada 23 positif, tiga kematian, sisanya sembuh. Sisa dua kasus suspek sudah terkonfirmasi negatif," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muharwarman.

Berdasarkan laporan Kemenkes, kasus terbanyak terjadi di DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yakni enam kasus.

Baca juga: Kasus Virus Hanta Ditemukan di Indonesia, Epidemiolog Soroti Sanitasi Lingkungan dan Populasi Tikus

Lalu, ada Jawa Barat dengan lima kasus. Kemudian disusul beberapa provinsi lain seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatra Barat (Sumbar), hingga Jawa Timur (Jatim) dengan satu kasus.

Berikut daftar provinsi yang masyarakatnya terjangkit hantavirus:

DKI Jakarta: 6 kasus
Daerah Istimewa Yogyakarta: 6 kasus
Jawa Barat: 5 kasus
Nusa Tenggara Timur: 1 kasus
Kalimantan Barat: 1 kasus
Sumatra Barat: 1 kasus
Sulawesi Utara: 1 kasus
Banten: 1 kasus
Jawa Timur: 1 kasus
Namun, Kemenkes mengungkapkan jenis virus yang ada di Indonesia adalah Seoul Virus dan bukannya Andes Virus seperti yang telah terkonfirmasi menjadi penyebab tewasnya tiga orang di kapal pesiar mewah MV Hondius.

Aji mengungkapkan risiko penyebaran virus tersebut kini masih tergolong rendah berdasarkan penilaian WHO.

"Menurut WHO risikonya masih rendah," katanya.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved