Berita Viral

PROFESOR Jiang Prediksi AS Bakal Kendalikan Selat Malaka Demi Persaingan Ekonomi dengan China

Profesor Jiang, analis geopolitik Tionghoa-Kanada memprediksi situasi Asia Tenggara akan panas dalam beberapa bulan ke depan. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN
YouTube The Diary Of A CEO SASAR SELAT MALAKA - Profesor Jiang yang merupakan seorang edukator, penulis, dan analis geopolitik Tionghoa-Kanada, melontarkan peringatan keras yang mengguncang stabilitas geopolitik Asia Tenggara termasuk Indonesia. Dalam podcast terbaru di akun YouTube The Diary Of A CEO, Jiang mengungkap bahwa kunci kemenangan Amerika Serikat dalam persaingan hegemoninya melawan Cina untuk mendominasi ekonomi global, tidak terletak di medan perang konvensional, melainkan pada pengendalian Selat Malaka, sehingga katanya Selat Malaka akan jadi sasaran berikutnya AS setelah menyerang Iran untuk mendominasi Selat Hormuz. 

TRIBUN-MEDAN.com - Profesor Jiang, analis geopolitik Tionghoa-Kanada memprediksi situasi Asia Tenggara akan panas dalam beberapa bulan ke depan. 

Ketegangan ini mengguncang stabilitas geopolitik Asia Tenggara. 

Hal ini diungkap dalam podcast di akun YouTube "The Diary Of A CEO". 

Kata Jiang, Amerika Serikat memiliki ambisi melawan China untuk mendominasi ekonomi global. 

Maka, Amerika Serikat akan mencoba mengendalikan Selat Malaka.  

Karenanya kata Jiang, Selat Malaka akan jadi sasaran berikutnya AS setelah menyerang Iran untuk mendominasi Selat Hormuz.

Jiang menegaskan bahwa Selat Malaka adalah titik cekik atau choke point paling krusial di dunia.

Jika Amerika Serikat berhasil mengendalikan jalur ini secara total, Cina diprediksi akan kehilangan akses terhadap 90 persen impor energi dan sumber daya penting lainnya.

Yang pada akhirnya, kata Jiang dapat meruntuhkan ekonomi Tiongkok dalam waktu singkat.

Jiang menegaskan sekitar sebagian besar perdagangan dan pasokan energi Cina bergantung pada akses melalui Selat Malaka.

Karena itu, apabila jalur tersebut terganggu atau diblokade dalam konflik geopolitik, dampaknya dapat mengguncang ekonomi Cina secara besar-besaran.

"Amerika Serikat hanya perlu menempatkan kekuatan angkatan laut di Selat Malaka, dan Cina akan kehilangan sebagian besar akses energi serta perdagangan strategisnya,” ujar Jiang dalam podcast tersebut.

Selat Malaka Jadi Titik Kritis Dunia

Selat Malaka merupakan jalur laut sempit yang menghubungkan Samudra Hindia dan Laut China Selatan.

Jalur ini membentang di antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura serta menjadi salah satu choke point perdagangan terpenting di dunia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved