Berita Viral

Pelaku Penembak Brigadir Arya Belum Ditangkap, Keluarga: Kalau Bisa Detik Ini Juga

Galung (31), sepupu almarhum, mengungkapkan bahwa prosesi pemakaman berlangsung dengan penuh penghormatan sejak pelepasan di rumah duka

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Jovita istri Brigadir Arya Supena saat keluar dari kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara, Sabtu (9/5/2026). Ia tampak tak bisa membendung kesehidahannya. 

Keluarga berharap aparat kepolisian dapat bergerak cepat menangkap pelaku penembakan dan memberikan hukuman yang setimpal.

"Harapan saya supaya polisi bisa menangkap pelaku secepatnya. Kalau bisa detik ini juga! Hukum yang seberat-beratnya untuk mengobati luka keluarga," tutur Galung.

Permintaan itu menjadi gambaran betapa besar luka yang ditinggalkan atas kematian Brigadir Arya, terutama bagi istri dan kedua anaknya yang masih kecil.

Gugur Saat Gagalkan Aksi Curanmor

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di kawasan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Saat melintas di lokasi kejadian, Brigadir Arya melihat dua pria mencurigakan tengah merusak kunci setang motor milik warga.

Tanpa ragu, ia mencoba menghentikan aksi tersebut dengan menegur para pelaku. Namun teguran itu justru dibalas dengan tembakan senjata api.

Peluru mengenai kepala bagian kanan Brigadir Arya hingga menembus sisi kiri kepalanya.

Berdasarkan rekaman CCTV, almarhum sempat melakukan perlawanan dan terlibat duel fisik dengan pelaku sebelum akhirnya roboh akibat tembakan jarak dekat.

Setelah kejadian, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor dan bahkan sempat menodongkan senjata api ke arah petugas kebersihan untuk membuka jalan pelarian.

Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Brigadir Arya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memastikan almarhum akan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).

"Sudah saya minta untuk diberikan KPLB atas pengabdiannya hingga gugur saat melaksanakan tugasnya," kata Sigit.

Kapolri menegaskan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi tertinggi institusi Polri kepada anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

"Sebagai apresiasi dan penghormatan tertinggi dari institusi," tegasnya.

Artikel sudah tayang di Kompas

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved