Berita Viral
KECELAKAAN Beruntun di Padang, 4 Orang Meninggal Dunia, Penyebabnya Truk Alami Rem Blong
Kecelakaan beruntun di Kota Padang mengakibatkan empat orang tewas. Kecelakaan ini tepatnya terjadi di kawasan Jembatan Padang Besi
TRIBUN-MEDAN.com - Kecelakaan beruntun di Kota Padang mengakibatkan empat orang tewas. Kecelakaan ini tepatnya terjadi di kawasan Jembatan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026).
Sebelumnya, polisi menyebut dua korban meninggal dunia.
Namun, setelah pendataan lanjutan di rumah sakit, jumlah korban tewas bertambah menjadi empat orang, sementara empat korban lainnya mengalami luka berat.
Anggota Unit Lantas Polsek Lubuk Kilangan Oyon Tanjung mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di Jalan Padang-Indarung, tepat sebelum Jembatan Padang Besi.
“Truk Hino BM 9936 KU datang dari arah Solok menuju Kota Padang. Sesampainya sebelum jembatan, truk diduga mengalami rem blong,” kata Oyon.
Truk yang dikemudikan Abdul Rahman (29) itu kemudian menabrak Toyota Rush BA 2881 KYU dari belakang.
Benturan keras membuat Toyota Rush terdorong hingga menghantam truk Hino BA 9522 JU yang berada di depannya di sisi kiri jalan.
Truk Seret Mobil hingga ke Seberang Jalan Setelah itu, truk terus melaju dan kembali menabrak Toyota Kijang BA 1740 JG serta Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ.
Kendaraan baru berhenti setelah menyeret Toyota Kijang hingga ke seberang jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, delapan orang menjadi korban.
Empat orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Arif Candra Efendi (40), pengemudi Toyota Rush, kemudian Jhon Efendi (65), Hj Efrialita (57), dan Del (60), yang merupakan penumpang mobil tersebut.
Sementara empat korban lainnya mengalami luka berat dan menjalani perawatan di Semen Padang Hospital serta Rumah Sakit Universitas Andalas (Unand).
Dalami Dugaan Rem Blong
Kasat Lantas Riwal Maulidinata mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Dugaan sementara akibat kegagalan pengereman atau rem blong. Sopir truk sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Hingga Minggu siang, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengaturan arus lalu lintas di jalur Padang-Solok yang sempat mengalami kemacetan panjang akibat kecelakaan itu.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di kompas.com
| TANGIS Ibu R Sibarani, Perjuangkan Keadilan untuk Putrinya Berusia 10 Tahun Diduga Dicabuli Tetangga |
|
|---|
| SATPAM Bersimbah Darah Cari Pertolongan Usai Duel dengan Maling, Kepala Ditikam, Suhadi Tewas |
|
|---|
| UPDATE Kasus Korupsi Ganti Rugi Lahan Pembangunan Tol Medan–Binjai Senilai Rp1,1 Triliun |
|
|---|
| KRONOLOGI Bocah SD Meninggal Setelah Tiru Aksi Freestyle, Ada Benturan Keras di Kepala |
|
|---|
| FAKTA Baru Terungkap! Kiai Ponpes Pati Ternyata Gonta-ganti Bawa Santriwati Menginap di Kamarnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kecelakasanasd.jpg)