Berita Viral
DUDUK Perkara Pengasuh Bawa Balita 17 Bulan Naik Bus ke Lampung, Orangtua Curiga Saat Video Call
Belakangan diketahui, saat video call berlangsung, GH sebenarnya sudah berada di dalam bus jurusan Lampung.
Awalnya, tidak ada kecurigaan dari pihak keluarga karena hubungan keduanya terbilang cukup dekat.
Baca juga: Mendag Respons Keluhan Seller e-Commerce soal Biaya Admin, Pastikan Percepat Aturan Baru
“Awalnya si ibu ini adalah pekerja malam dan anak butuh pengasuhan. Pelaku menawarkan jasa untuk merawat anak tersebut,” ujar petugas Unit PPA Polres Tulungagung saat konferensi pers, dikutip dari youtube SURYA.co.id.
Namun, setelah empat hari anak dititipkan, IR mulai merasa ada yang janggal. Setiap kali ingin bertemu anaknya, GH selalu memberikan alasan agar korban tidak dibangunkan karena sedang tidur.
“Pada hari pertama dititipkan, ibunya ingin bertemu anaknya, tapi selalu beralasan anaknya sedang tidur dan jangan diganggu,” jelas polisi.
Pada hari kedua, IR bahkan datang membawa pampers dan susu. Akan tetapi, ia hanya diminta bertemu di luar tanpa diperbolehkan melihat kondisi anaknya secara langsung.
Baca juga: PEMICU Massa Lempari Ular ke Pendopo Indramayu, Kecewa Tak Ditemui Bupati Lucky Hakim
“Begitu juga hari berikutnya, ibu korban tidak bisa bertemu langsung dengan anaknya,” tambah petugas.
Video Call Jadi Petunjuk Awal Balita Dibawa Kabur
Kecurigaan IR semakin menguat pada 6 Mei 2026. Saat melakukan video call kepada GH untuk memastikan keberadaan anaknya, tersangka mengaku sedang mengajak balita tersebut berjalan-jalan.
Belakangan diketahui, saat video call berlangsung, GH sebenarnya sudah berada di dalam bus jurusan Lampung.
“Ternyata pada saat video call itu, tersangka sudah berada di perjalanan menuju Lampung,” ungkap polisi.
Polisi menemukan tiket bus Handoyo yang telah dipesan sejak 5 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Dari hasil penyelidikan sementara, GH diduga sudah memiliki rencana matang untuk membawa balita tersebut keluar Jawa Timur.
“Motif tersangka adalah untuk menguasai anak tersebut dan membawanya ke Lampung,” kata pihak Satreskrim Polres Tulungagung.
Pelaku Ternyata Ibu Tiga Anak
GH diketahui merupakan perempuan berusia 52 tahun asal Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DUDUK-Perkara-Pengasuh-Bawa-Balita-17-Bulan-Naik-Bus-ke-Lampung-Orangtua-Curiga-Saat-Video-Call.jpg)