Berita Viral
PRESIDEN PRABOWO: Jangan Paksakan MBG kepada Anak Orang Kaya, Lantas Bagaimana soal Anggarannya?
Presiden Prabowo mengatakan, dirinya tidak akan memaksakan untuk memberikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak orang kaya.
TRIBUN-MEDAN.COM - Program MBG merupakan intervensi fiskal terbesar dengan anggaran Rp335 triliun, menyasar gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita.
Bahkan, menurut pemerintah, anggaran MBG sebesar itu sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui UMKM dan petani.
Namun, tantangan utama adalah menjaga efisiensi dan transparansi agar manfaat benar-benar sampai ke masyarakat.
Presiden Prabowo: Jangan Paksakan MBG untuk Anak Orang Kaya
Saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026), Presiden Prabowo Subianto mengatakan, dirinya tidak akan memaksakan untuk memberikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak orang kaya.
Mulanya, Prabowo bertanya kepada para nelayan di Gorontalo, apakah anak mereka sudah menerima MBG di sekolah atau belum.
"Bagaimana di Gorontalo? MBG sudah ada di sekolah-sekolah?" ujar Prabowo.
Sejumlah nelayan pun mengaku anaknya belum mendapat MBG.
Prabowo berjanji akan mencatat mana sekolah yang belum kebagian MBG. Sebab, Prabowo menegaskan, semua sekolah yang merasa perlu akan diberikan MBG.
“Kita segera pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita akan berikan MBG semuanya," jelasnya.
Sedangkan bagi yang tidak perlu MBG, Prabowo mengaku tidak masalah. Dia menyebut anak-anak orang kaya pasti tidak perlu MBG.
"Yang tidak perlu enggak apa-apa ya kan. Kalau anak-anak orang kaya enggak perlu, enggak apa-apa, benar, enggak dipaksa," ucap Prabowo.
"Tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak kita rajin belajar, betul?" imbuhnya.
Anggaran MBG Capai Rp335 Triliun
Sebagaimana diketahui, anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 mencapai Rp335 triliun, menjadikannya salah satu prioritas terbesar dalam APBN.
Dana ini dialokasikan terutama dari sektor pendidikan (Rp223 triliun), dengan sisanya dari kesehatan dan ekonomi.
Rincian Anggaran MBG 2026
Total anggaran: Rp335 triliun
Sektor Pendidikan: Rp223 triliun, 83,4 persen, Diambil dari alokasi pendidikan
Sektor Kesehatan: Rp24,7 triliun, 9,2 persen, Fokus pada gizi ibu hamil, balita
Sektor Ekonomi: Rp19,7 triliun, 7,4 persen, Mendukung UMKM dan pangan lokal
Belanja Barang: Rp261 triliun, 97,7 persen, Pengadaan makanan bergizi
Belanja Pegawai: Rp3,8 triliun, 1,4 persen, Tenaga gizi dan operasional
Belanja Modal: Rp3 triliun, 0,9 persen, Infrastruktur dapur SPPG
Dampak Ekonomi Menurut Pemerintah
Perputaran ekonomi daerah: Rp248–249 triliun dialirkan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.
Unit SPPG: Sekitar 30 ribu dapur ditargetkan, 27 ribu sudah siap beroperasi.
Efek lokal: 70 persen anggaran digunakan untuk membeli bahan pangan lokal (95 perse dari pertanian, peternakan, perikanan).
(*/tribun-medan.com)
Baca juga: Diisukan Punya Dapur MBG, Anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi PDIP Nico Bantah dan Ungkap Faktanya
Baca juga: UYA KUYA Usulkan Penghapusan Batasan Usia Maksimal 50 Tahun Bagi Relawan SPPG MBG
Artikel telah tayang di Kompas.com
| NASIB Grace Natalie Tak Dibantu PSI Soal Kasus Video Ceramah JK, Sugeng: Pendiri Diperlakukan Begini |
|
|---|
| TERNYATA Ada Anak 5 Tahun Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Jumlah Korban Jiwa Jadi 18 Orang |
|
|---|
| PENYEBAB Perusahaan Ramai-ramai Pecat Gen Z: Individualitas dan Fokus pada Perawatan Diri |
|
|---|
| BARANG Tak Lazim di Bagasi Saat Kecelakaan Maut Bus ALS, Ada Dua Unit Motor hingga Tabung Gas |
|
|---|
| Balita 2,5 Tahun Tewas Tenggelam Banjir di Sumsel Saat Orangtuanya Sibuk Evakuasi Perabotan Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-di-Talaud.jpg)