Berita Viral
GELAP Mata Aniaya Mertua Hingga Tewas, Satuan Nangis Curhat tak Dihargai Hingga Duga Istri Selingkuh
Sang istri hanya bersedia mengurus anak apabila kebutuhan rumah tangga terpenuhi seluruhnya, termasuk biaya belanja
"Dia mau momong kalau kebutuhan terpenuhi semuanya, seperti uang belanja sendiri dan uang sekolah, uang dandan. Sedangkan seperti saya ini penghasilan tidak tentu," katanya.
Penghasilan Badut Tak Menentu
Tersangka menyebut penghasilannya sebagai badut penjual balon dan pengamen lampu merah sangat tidak stabil. Dalam sehari, ia terkadang hanya membawa pulang Rp 4 ribu hingga Rp 25 ribu.
Namun pada momen tertentu, terutama saat ramai, penghasilannya bisa mencapai Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu sehari.
"Kalau Minggu berangkat dari rumah pukul 5 pagi pulang jam 10 malam," ungkapnya.
Ia juga mengaku sakit hati karena kerap dibanding-bandingkan soal penghasilan oleh istrinya.
"Sering bilang koyomu karo koyoku gak onok opo-opo e (Penghasilanmu dengan penghasilanku tidak ada apa-apanya)," kata tersangka.
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Berawal-dari-Paket-COD-Mertua-Tewas-di-Tangan-Menantunya-Pelaku-Aniaya-Istri-Lalu-Dikunci.jpg)