Berita Viral

Jenderal AM Hendropriyono Ingatkan Amien Rais, Sebut Seskab Teddy Perwira Aktif Bekerja dalam Sistem

Abdullah Mahmud Hendropriyono atau Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono membela Seskab Teddy Indra Wijaya.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono merespons keras pernyataan Amien Rais mengenai kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Hendropriyono mengingatkan Amien Rais sebagai tokoh senior, bahwa kualitas seorang negarawan tidak diukur dari kerasnya kata-kata, melainkan dari kemampuan menjaga martabat orang lain, bahkan ketika berbeda pandangan. 
Ringkasan Berita:
  • Hendropriyono vs Amien Rais
  • Adu Narasi Moralitas dan Demokrasi soal Seskab Teddy
  • Hendropriyono: Kritik Harus Beradab
  • Hendropriyono Menekankan Pentingnya Adab, Moralitas, dan Tanggung Jawab Tokoh Senior dalam Berbahasa
  • Amien Rais: Demokrasi Butuh Kebebasan Berpendapat

 

TRIBUN-MEDAN.COM – Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono merespons keras pernyataan Amien Rais mengenai kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Selasa (5/5/2026), mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu menegaskan bahwa kritik terhadap Seskab Teddy harus dilakukan secara proporsional dan profesional, bukan emosional.

Hendropriyono menegaskan bahwa Letkol Teddy adalah perwira aktif yang bekerja dalam sistem pemerintahan, bukan figur politik bebas.

Oleh karena itu, penilaian terhadapnya tidak bisa disamakan dengan tokoh politik.

“Letkol Teddy kan perwira aktif yang bekerja dalam sistem, bukan seorang figur politik bebas. Karena itu penilaian terhadap dia ya seharusnya dilakukan secara proporsional dan profesional, bukan emosional,”tegas Hendropriyono.

Hendropriyono juga mengingatkan Amien Rais sebagai tokoh senior, bahwa kualitas seorang negarawan tidak diukur dari kerasnya kata-kata, melainkan dari kemampuan menjaga martabat orang lain, bahkan ketika berbeda pandangan.

Lebih jauh, Hendropriyono menekankan pentingnya adab dalam kehidupan berbangsa.

“Bangsa kita ini besar karena adabnya. Jika adab kita jaga, perbedaan tidak akan memecah kita. Tapi jika adab sudah lepas dari kita, kebenaran akan kehilangan makna,” katanya.

Amien Rais: Demokrasi Butuh Kebebasan Berpendapat

Di sisi lain, Amien Rais menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak konstitusional yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar.

Menurutnya, demokrasi hanya bisa berjalan sehat jika kritik terhadap penguasa tetap diperbolehkan.

“Demokrasi itu berjalan baik kalau kebebasan mengeluarkan pendapat yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar kita itu tidak dibatasi, tidak diberangus,” ujar Amien seusai acara Munas Partai Ummat di Sleman, Minggu (3/5/2026).

Amien menambahkan, dalam negara demokrasi, setiap individu berhak menyampaikan pendapat, meski bertentangan dengan penguasa maupun kelompok masyarakat lain.

Polemik Video dan Respons Pemerintah

Video pernyataan Amien Rais yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya sempat viral sebelum akhirnya tidak lagi dapat diakses publik.

Menteri Komunikasi Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut video tersebut sebagai bentuk pembunuhan karakter dan fitnah.

Namun Amien Rais membalas dengan menegaskan bahwa kritik adalah bagian dari demokrasi, dan tidak boleh dianggap sebagai ancaman.

Baca juga: DUDUNG Abdurachman Tanggapi Tudingan Amien Rais ke Seskab Teddy: Adik Saya Sopan Banget Dia

KSP Dudung Sayangkan Sikap Politik Amien Rais

Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman telah membela Teddy Indra Wijaya, dari tudingan yang dilontarkan oleh politisi senior Amien Rais.

Dudung menyebut pernyataan Amien sebagai fitnah dan meminta semua pihak berhenti melakukan provokasi yang tidak berdasar. 

Penegasan tersebut disampaikan Dudung menanggapi video viral pernyataan Amien Rais saat ditemui di Kantor KSP, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/5/2026).

Dudung mengaku mengenal dekat sosok Teddy dan menjamin integritas yang bersangkutan. "Mari kita sama-sama, tidak ada lagi permusuhan, tidak ada lagi saling curiga, saling memfitnah, ya. Seperti yang kemarin Pak Amien Rais juga, aduh, sudahlah. Saya tahu persis bagaimana Teddy, adik saya itu, sopan banget dia," ujar Dudung.

Dudung menyayangkan sikap Amien Rais yang menurutnya tidak mencerminkan nilai-nilai agama dalam melontarkan pernyataan. Ia menilai tuduhan tersebut sangat jauh dari fakta di lapangan.

"Kemudian kalau ada tuduhan-tuduhan itu kan fitnah. Katanya dia bisa dikatakan sangat dekat dengan agama, tapi pernyataan-pernyataannya menurut saya itu tidak benar dan bahkan memprovokasi," lanjutnya.

Mengenai adanya dorongan agar pihak kepolisian mengusut pernyataan Amien Rais tersebut, Dudung menyerahkan sepenuhnya pada prosedur hukum yang berlaku. Ia mengaku tidak menaruh simpati pada gaya politik yang bersifat menakut-nakuti.

"Ya coba aja suruh minta dia, ya. Coba aja dia suruh minta. Sesuaikan aja prosedur. Coba aja kalau misalnya memang itu, jangan hanya nakut-nakutin aja, ya. Jangan hanya memprovokasi. Ya terus terang aja saya enggak simpati dengan pernyataan dia," tegas Dudung.

Ia mengimbau agar para tokoh bangsa lebih fokus pada upaya menjaga stabilitas nasional daripada menyebarkan narasi yang memicu perpecahan. Terlebih, saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan global di bidang ekonomi dan hukum.

Selanjutnya Baca: KOMDIGI Ingin Laporkan Amien Rais, Menteri Natalius Pigai: Negara Tidak Boleh Memenjarakan Rakyatnya

Baca juga: DITUDING Serang Pribadi Seskab Teddy, Menteri HAM Natalius Pigai Larang Komdigi Laporkan Amien Rais

(*/Tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jenderal Intelijen Bela Seskab Teddy Imbas Video Amien Rais: Singgung Kualitas Negarawan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved