Berita Viral
Ajudan Bupati Tulungagung Masih Terima Gaji, Meski Jadi Tersangka usai Terjaring OTT KPK
Dwi Yoga dan Gatut Sunu terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 10 April 2026
Kondisi ini membuat para pejabat ketakutan.
Banyak dari mereka yang terpaksa merogoh kocek pribadi hingga meminjam uang atau berutang demi memenuhi ambisi sang bupati.
Gatut diduga mematok target pengumpulan uang hingga Rp 5 miliar dari 16 OPD.
Hingga dilakukan OTT pada 10 April 2026, uang yang terkumpul sudah mencapai Rp 2,7 miliar.
Besaran setoran tiap dinas bervariasi, mulai dari yang terkecil Rp 15 juta hingga mencapai Rp 2,8 miliar.
Tabiatnya Dibongkar Pejabat
Tertangkapnya Yoga membuat sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tulungagung menjadi lega.
Hal ini tak terlepas dari kelakuan dan tabiat Yoga yang dikenal arogan dan dan tidak memiliki rasa hormat kepada senior maupun atasan di OPD.
“Dia itu kan masih sekelas staf, tapi sama kepala OPD sikapnya kurang ajar. Kepala OPD seperti bawahannya,” ucap seorang kepala dinas pada Senin (13/4/2026).
Yoga kerap menelepon dengan nada bicara yang arogan, jika sedang menjalankan misi menagih uang yang diminta bupati. Ia diduga merasa memiliki posisi strategis sebagai orang kepercayaan.
Bahkan, ia sempat menyamakan posisinya dengan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Hal inilah yang memicu rasa tidak suka di kalangan pejabat setempat.
“Sikapnya itu yang membuat banyak kepala OPD benci sama dia. Makanya sekarang banyak yang senang dia jadi tersangka,” sambung sumber tersebut.
Arogansi Yoga juga tampak saat KPK mau menangkap Bupati Gatut di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupateng Tulungagung.
Yoga disebut sempat melakukan perlawanan terhadap petugas KPK yang hendak mengamankan Gatut Sunu.
Berdasarkan informasi dari kalangan Satpol PP Tulungagung, sempat terjadi gesekan fisik antara Yoga dan personel KPK.
Yoga berupaya menutupi keberadaan Gatut Sunu yang saat itu bersembunyi di area pendapa.
| Terungkap Identitas Perwira AKBP tak Mau Ditegur Merokok saat Nyetir Mobil, Penjelasan Polda |
|
|---|
| Pilu Kondisi Korban Daycare Little Aresha, 17 Anak Masalah Gizi, 13 Hiperaktif Autism Speech Delay |
|
|---|
| Seorang Pria Nekat Belanjakan Uang Palsu di Kisaran, Polisi Temukan Rp 3,5 Juta Uang Palsu |
|
|---|
| Inilah Terjemahan Lagu Lu Kenal Veronika Ko? Dari Gosip Tongkrongan Jadi Fenomena Nasional |
|
|---|
| Serka M Nasir Pasang Badan untuk Dua Juniornya: Untuk Masalah Hukuman Serahkan pada Saya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bupati-Tulungagung-jadi-tersangka.jpg)