Berita Viral

DAYCARE Little Aresha Dirusak dan Dipenuhi Coretan Makian dan Amarah

inding Daycare Little Aresha dirusak dan dipenuhi kalimat makian dan amarah

TRIBUN MEDAN
DAYCARE-Selasa (28/4/26) siang, bangunan yang jadi lokasi kasus dugaan penelantaran dan kekerasan terhadap anak itu tampak kontras dengan coretan-coretan cat semprot berwarna hitam yang memenuhi dinding hingga pintu rolling door. 

Kondisi itu dinilai menyulitkan dalam menjalankan tugas harian.

“Mereka kesulitan untuk melakukan pekerjaan mulai dari mandi, lalu menggunakan baju, sehingga diperintahkan untuk melakukan perbuatan yang tidak manusiawi," jelas Rizky.

Untuk layanan penitipan, biaya dipatok mulai Rp 1 juta hingga Rp 1,8 juta per bulan, tergantung paket yang dipilih orangtua.

Sementara itu, gaji pengasuh berkisar Rp 1,8 juta hingga Rp 2,4 juta.

Dalam penanganan perkara ini, polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia mengatakan, tersangka terdiri dari DK selaku Ketua Yayasan, AP sebagai kepala sekolah, serta 11 pengasuh yakni FN, NF, LIS, EN, SKN, DA, AB, GA, SRB, DO, dan DN.

“Sebelas orang sebagai pengasuh,” kata Pandia di Mapolresta Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Ia menambahkan, jumlah tersangka masih berpotensi bertambah seiring proses penyidikan yang terus berjalan.

Adapun motif yang terungkap dalam kasus ini berkaitan dengan faktor ekonomi.

 “Semakin banyak (menerima) anak, semakin banyak mereka menerima (penghasilan),” pungkasnya.

*/tribun-medan.com

sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjogja

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved