Berita Viral
Sosok Ketua Dewan Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Hakim Aktif di Pengadilan Negeri
Sosok Ketua Dewan Yayasan Daycare Little Aresha berinisial RIL ternyata seorang hakim aktif di salah satu Pengadilan Negeri (PN)
TRIBUN-MEDAN.COM – Sosok Ketua Dewan Yayasan Daycare Little Aresha berinisial RIL ternyata seorang hakim aktif di salah satu Pengadilan Negeri (PN).
Polisi membenarkan bahwa Ketua Dewan Yayasan Daycare Little Aresha berinisial RIL merupakan hakim aktif di salah satu Pengadilan Negeri (PN).
Kini peran RIL dalam kekerasan Daycare Little Aresha pun disorot.
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA) untuk memastikan sejauh mana peran RIL di dalam struktur Daycare Little Aresha.
“Memang tadi sudah ada Bawas dari MA datang kesini untuk melakukan koordinasi.
Bahkan nanti Bawas dari MA besok ingin melihat langsung pemeriksaan terhadap para tersangka,” katanya, saat ditemui di Polresta Yogyakarta, Senin (27/4/2026).
Baca juga: UPDATE Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur, 29 Korban Sudah Dievakuasi, 4 Meninggal
Riski menuturkan tidak menutup kemungkinan pihak penyidik akan melakukan pemanggilan guna mengonfirmasi peran RIL di Yayasan Little Aresha.
“Ya, kita nanti lihat perkembangan besok. Lihat pemeriksaan dari Pengawas dari MA,” ungkapnya.
Kasatreskrim juga sudah mengonfirmasi bahwasanya RIL memang merupakan hakim aktif di salah satu Pengadilan Negeri.
“Iya, dia (hakim) sudah terkonfirmasi,” tutur Riski Adrian.
Hingga saat ini penyidik kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap tersangka baru.
Polisi juga menyampaikan komitmennya untuk megusut tuntas kasus dugaan kekerasan di Little Aresha Yogyakarta.
Baca juga: PROFIL Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri
53 Anak Dianiaya di Daycare Little Aresha Jogja, Kepsek Anita Palupy dan 12 Orang Dipenjara
Sebanyak 53 anak mengalami kekerasan di daycare Little Aresha Yogyakarta.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Polisi untuk terus menelusuri pelaku-pelaku lain dalam yayasan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DAYCARE-LITTLE-ARESHA-Polisi-mengungkap-alibi-para-pelaku-yang-sudah-jadi.jpg)