Berita Viral

Kisah Penumpang Selamat dari Kecelakaan Kereta di Bekasi: Ya Allah Untung Aja Tadi Keluar

Peristiwa ini menimbulkan puluhan korban, baik meninggal dunia maupun luka-luka.

IST
KECELAKAAN - kecelakaan KRL PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi) di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB. 

PT KAI turut mendirikan posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi guna membantu keluarga korban memperoleh informasi terkait penumpang.

Seluruh Penumpang KA Selamat

Di sisi lain, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek dipastikan selamat. Tercatat ada 240 penumpang dalam kereta tersebut dan semuanya berhasil dievakuasi.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, sebelumnya menyampaikan duka mendalam atas insiden ini.

“Dapat kami sampaikan, penumpang kami ada empat orang yang meninggal. Kami mengucapkan duka cita yang mendalam,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa KAI akan bertanggung jawab atas seluruh korban, baik dalam penanganan medis maupun kompensasi.

Kronologi Tabrakan

Kecelakaan ini terjadi antara Commuter Line relasi Cikarang (PLB 5568A) dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di KM 28+920, wilayah Stasiun Bekasi Timur.

Insiden bermula ketika rangkaian KRL terlebih dahulu tertemper sebuah taksi listrik di lintasan.

Tidak lama kemudian, kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang menabrak bagian akhir KRL.

Benturan keras terjadi di gerbong paling belakang, yang diketahui merupakan gerbong khusus wanita, sehingga menyebabkan banyak korban terjebak di dalamnya.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kisah Penumpang Selamat

Maksus mengungkapkan bahwa dirinya selamat karena sempat turun dari gerbong 6 saat kereta berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

"Itu ada mobil yang katanya keserempet di depan. Keserempet apa berhenti lah gitu kan? Saat itu saya juga enggak tahu pasti," ujarnya.

Ia mengatakan, kereta sempat berhenti sekitar dua menit, sehingga banyak penumpang turun untuk melihat kondisi.

"Saya kepo ikut turun tuh, yang lain-lain pada turun, nah saya turun juga ke peron mau lihat ke depan," katanya.

Saat hendak kembali ke dalam gerbong, tiba-tiba KRL bergerak cepat sebelum terjadi tabrakan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved