Berita Viral
Isi Pernyataan Lengkap Rudy Masud soal Kursi Pijat Rp 125 Juta: Saya Tidak Mencari Alasan
Gubernur Rudy Masud mengaku membutuhkan kursi pijat setelah letih mengemudi mobil sendiri.
Wajar jika hal tersebut menimbulkan rasa tidak nyaman dan pertanyaan di masyarakat.
Perlu kami sampaikan secara jujur, bahwa perencanaan paket renovasi rumah Rp25 miliar tersebut memang sudah ada sebelum kami menjabat.
Namun saya menyadari, sebagai gubernur saat ini tanggung jawab tetap ada pada saya.
Saya juga harus meneliti lebih dalam, memilah dan memastikan prioritasnya benar-benar sesuai dengan rasa keadilan masyarakat.
Karena itu saya tidak mencari alasan.
Ini adalah tanggung jawab saya.
Sebagai bentuk komitmen saya akan mengambil langkah:
Yang pertama: Saya akan menanggung secara pribadi item renovasi rumah dinas yang di luar fungsi kedinasan termasuk kursi pijat dan akuarium air laut.
Seluruh item dalam paket renovasi akan kami evaluasi dan audit ulang secara terbuka agar masyarakat dapat melihat dengan jelas dan ikut mengawasi.
Ke depan kami juga akan melakukan penyesuaian agar penggunaan anggaran fasilitas pimpinan lebih sederhana dan lebih berpihak kepada kebutuhan masyarakat.
Kedua: Sebagai bentuk kepercayaan publik, mulai besok (Senin (27/4/2026) saya juga akan meniadakan keterlibatan keluarga dalam peran struktural yang berhubungan langsung dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Termasuk Wakil Ketua Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP).
Kami juga akan membuka ruang transparansi yang lebih luas agar setiap kebijakan bisa dipahami dan diawasi bersama.
Masukan dan kritik yang disampaikan masyarakat, saya terima sebagai bentuk kepedulian dan cinta terhadap Kalimantan Timur.
Terkait dengan pernyataan saya sebelumnya, yang dikaitkan dengan pimpinan di tingkat nasional dan menimbulkan penafsiran yang kurang tepat, saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya.
| Kisah Nenek Sofiah, Guru Mengaji Bisa Naik Haji dari Hasil Menabung di Bawah Kasur |
|
|---|
| Rafid Ihsan Lubis, Nama Pemilik Daycare Aresha yang Diduga Aniaya 53 Anak di Jogja |
|
|---|
| Tanggapan Kadispora Sumut, Dewa United Akan Bermarkas di Sumatera Utara |
|
|---|
| Kronologi Awal Terungkapnya Penganiayaan 53 Balita di Penitipan Daycare, 13 Orang Jadi Tersangka |
|
|---|
| Kecelakaan di Jalan Sumarsono, Seorang Ibu Tewas, Mobil yang Menabrak Kabur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rudy-masud-gubernur-kaltim.jpg)