Berita Viral

Kisah Nenek Sofiah, Guru Mengaji Bisa Naik Haji dari Hasil Menabung di Bawah Kasur

Meski tak mematok tarif ke murid mengajinya, namun Sofiah tetap menyisihkan uang penghasilannya untuk menabung.

TRIBUN MEDAN/Tribun Sumsel / SYAHRUL HIDAYAT
HAJI - Guru ngaji privat, warga Gang Mulya Plaju, Sofiah S (72) berpamitan dengan anak dan cucu serta keluarga yang menghantarnya menuju Asrama Haji Embarkasi Palembang, di Kompleks Jakabaring Sport City Palembang, Sabtu (25/4/2026) siang. Sofiah Bersama 303 jemaah haji dari KBIH Al Multazam Palembang ini tergabung dalam Kloter 4 Palembang dan berangkat Minggu (26/4/2026) pukul 12.00 langsung menuju Madinah. 

"Namanya anak-anak, kadang rewel. Ada yang minta makan dulu, ada yang mau buat PR dulu. Ya, kita harus sabar, yang penting mereka semangat mengaji," tambahnya.

Uang hasil mengajar yang tak seberapa terkadang hanya terkumpul Rp800 ribu per bulan dan ia tabung dengan cara tradisional.

"Saya simpan sedikit demi sedikit di bawah kasur. Kalau sudah banyak, baru saya bawa ke bank," kenangnya.

Ketekunan itu membuahkan hasil.

Pada tahun 2013, ia berhasil menyetorkan uang sebesar Rp26 juta sebagai setoran awal pendaftaran haji.

Sejak itu, ia terus menabung untuk melunasi biaya keberangkatan hingga akhirnya tiba waktunya untuk berangkat pada tahun 2026.

304 Jemaah KBIH Al Multazam Berangkat

Keberangkatan KBIH Al Multazam yang tergabung dalam Kloter 4 ini ditandai dengan suasana haru di lokasi pemberangkatan.

Para jemaah dilepas menuju Asrama Haji Embarkasi Palembang.

Pemilik KBIH Al Multazam, H. Piter Abdullah, menjelaskan bahwa total 304 jemaahnya telah menjalani pembimbingan selama satu tahun penuh.

"Kami melakukan 18 kali pertemuan, baik teori maupun praktik. Jemaah kami rata-rata sudah mendaftar sejak 2013. Untuk usia, termuda 24 tahun dan yang paling senior 86 tahun. Ada 32 jemaah yang menggunakan kursi roda," jelas Piter kepada Tribunsumsel.com – Sripoku.com di lokasi.

Piter, yang juga akan memimpin langsung rombongan tersebut, mengimbau jemaah untuk mematuhi aturan Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Kesehatan RI.

Terkait kondisi cuaca di Madinah, ia menyebut suhu saat ini berkisar di angka 38 derajat Celsius pada siang hari dan 32 derajat Celsius pada malam hari, yang dinilai masih cukup bersahabat bagi jemaah asal Palembang.

Sesuai jadwal, 304 jemaah haji Kloter 4 ini akan terbang langsung menuju Madinah pada Minggu (26/4/2026) pukul 12.00 WIB.

"Alhamdulillah, proses di Embarkasi Palembang lancar karena petugas sangat siaga. Semoga di Arab Saudi nanti juga berjalan lancar semua," tutup H. Piter yang pernah membantu Sriwijaya Post untuk kolom Kabar Jemaah Haji Sumsel pada tahun 2002 lalu. 

Apa itu haji?

Dilansir dari Badan Pengelola Keuangan Haji, ibadah Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang memiliki kemampuan, baik secara fisik maupun finansial, minimal sekali seumur hidup.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved