Berita Viral

Fakta-fakta Viralnya Kasus Daycare di Yogyakarta, Polisi Tetapkan 13 Pelaku Kekerasan Terhadap Anak

Berikut rangkuman lengkap yang terungkap dari kasus daycare di Umbulharjo, Yogyakarta

IST
DAYCARE JOGJA - Pengelola Daycare Little Aresha di Umbulharjo masih simpang siur, nama seperti Diyah Kusumastuti beredar di media sosial. 

Laporan kasus kekerasan kemudian diterima dengan sejumlah barang bukti berupa foto dan video.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, menjelaskan ada temuan tindak kekerasan yang dilakukan pengasuh ke anak-anak.

“Diduga kuat memperlakukan anak secara diskriminatif atau menempatkan, membiarkan, melibatkan, menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakukan salah dan penelantaran atau kekerasan terhadap anak,” ucapnya.

4. Dugaan Kekerasan: Anak Diikat hingga Ditelantarkan

Dari hasil penyelidikan awal, ditemukan indikasi kuat adanya tindakan kekerasan terhadap anak.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, menyatakan, “Diduga kuat memperlakukan anak secara diskriminatif atau menempatkan, membiarkan, melibatkan, menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakukan salah dan penelantaran atau kekerasan terhadap anak.”

Bentuk kekerasan yang diduga terjadi antara lain:

  • Anak diikat tangan dan kakinya
  • Anak ditelantarkan
  • Perlakuan diskriminatif
  • Kondisi tidak layak bagi anak

 5. Viral Foto Bayi Terikat Picu Kehebohan

Kasus ini semakin ramai setelah beredarnya foto bayi tanpa pakaian dengan kaki terikat tali di media sosial.

Seorang keluarga korban membenarkan, “Iya kak. Keponakanku itu ada di dalam foto itu.”

Foto tersebut menjadi salah satu bukti yang memperkuat dugaan kekerasan di daycare tersebut.

6. Total 53 Anak Diduga Jadi Korban

Polisi mengungkap jumlah korban cukup besar. Dari total 103 anak yang dititipkan, sebanyak 53 anak diduga mengalami kekerasan.

Kasatreskrim menyampaikan, “Ada yang umur dari 0 sampai 3 bulan itu berbeda-beda. Tapi kalau jumlah semua kami lihat itu 103. Tapi kalau untuk yang kita lihat ada dugaan tindakan kekerasannya itu sekitar 53 anak.”

Mayoritas korban berusia sangat dini, bahkan di bawah dua tahun.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved