Berita Viral
BIAYA Titipkan Anak di Daycare Little Aresha Terkuak, Pengasuh Ramah ke Ortu Tapi Anak Malah Disiksa
Dia mengatakan anaknya yang saat ini telah berusia tiga tahun telah dititipkan ke daycare tersebut sejak 1,5 tahun lalu.
Pengakuan A sejalan dengan pernyataan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian.
Rizky Adrian, mengungkapkan saat menggerebek daycare Little Aresha, ia menyaksikan langsung perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan pengasuh terhadap anak-anak di lokasi tersebut.
“Petugas kita memang melihat langsung bahwa anak tersebut diperlakukan tidak manusiawi. Ada yang kakinya diikat, tangannya diikat, dan sebagainya,” tegas Adrian saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).
Polisi yang menerima laporan telah melakukan penggerebekan daycare tersebut, lalu menutup operasional dengan memasang police line untuk keperluan penyelidikan.
Salah satu wali murid berinisial HF, tak menyangka bahwa para pengasuh daycare tersebut bertindak keji kepada anak-anak.
Baca juga: Harga Kondom Naik: Dampak Perang Iran dan Kepanikan Warga China hingga Borong Stok
Dia sempat menitipkan keponakannya yang berusia 3,5 tahun.
Sejak awal HF telah menaruh curiga bahwa ada hal yang tidak biasa muncul pada diri keponakannya.
Anak tersebut menunjukkan gelagat ketakutan setiap mau berangkat.
"Baru masuk satu hari, di hari kedua anak sudah ketakutan. Setiap mau berangkat selalu bilang tidak mau, enggak mau. Intinya dia takut sekali untuk masuk ke sana," jelasnya, saat ditemui Jumat malam (24/4/2026).
Baca juga: VIRAL Pengendara Tantang Polisi Saat Ditilang karena Tak Pakai Helm hingga Ngaku Punya Bekingan
Karena anak merasa ketakutan, kemudian pihak keluarga sampai harus melakukan berbagai cara untuk membujuknya termasuk membelikannya mainan atau makanan kesukaan supaya bersedia dititipkan.
Meski sudah diajak berkeliling dan dibelikan mainan, HF menyebut keponakannya tetap tidak mau dititipkan ke daycare tersebut.
Belakangan diketahui bahwa alasan keponakannya ketakutan lantaran beberapa oknum pengasuhnya galak dan menjurus pada dugaan tindakan kriminal.
"Katanya miss-nya (guru) galak-galak. Awalnya kami pikir karena belum penyesuaian saja, tapi ketakutannya tidak wajar," tambahnya.
Kecurigaan keluarga semakin memuncak setelah mendengar kabar yang beredar mengenai adanya kekerasan fisik yang dialami oleh anak-anak lain di tempat tersebut.
Baca juga: PEMKO Jakarta Gerebek 5 Pria Penangkap Ikan Sapu-Sapu Untuk Dijual ke Pegadang Siomay:15 Ribu Per Kg
HF menyebut, dirinya mendapatkan informasi bahwa ada anak yang diduga sempat diikat tangannya oleh oknum di penitipan anak tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/LUKA-DI-BIBIR-Foto-anak-yang-mengalami-luka-di-bibir-akibat-dugaan-kekerasan-di-daycare.jpg)