Berita Viral

KRONOLOGI Teras Rumah Ditembok Diduga Anggota Ormas, Sudah Bayar Rp1 M, Pemilik Anggap Biaya Sewa

Raffa Azman membenarkan bahwa penutupan akses rumah keluarganya ditutup menggunakan tembok bata oleh sejumlah orang yang diduga berasal dari ormas.

Kompas.com
DITEMBOK - Akses keluar masuk keluarga Rafa usai dipasangi tembok oleh kelompok yang diduga ormas. Kondisinya hanya bisa dilewati satu orang, pada Selasa (21/4/2026)(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI) 

“Awalnya ibu saya belum mau renovasi karena sertifikat belum ada. Tapi disuruh bangun saja,” ujar Raffa.

Dia menyebut ketika ditagih terkait sertifikat, penjual rumah tersebut selalu berdalih masih dalam proses pemecahan.

Bahkan, Raffa mengaku keluarganya sempat dimintai uang sebesar Rp60 juta pada tahun 2021 oleh penjual dengan dalih untuk pengurusan balik nama sertifikat rumah.

Hanya saja, sertifikat itu tidak kunjung diberikan kepadanya.

Momen tak disangka pun terjadi ketika pada tahun 2023, keluarga Raffa justru disomasi oleh pemilik rumah.

Raffa mengatakan biaya pembelian hingga Rp1 miliar justru dianggap oleh penjual sebagai biaya sewa rumah. Tak cuma sekali, dia menyebut somasi dilakukan sebanyak tiga kali.

“Di somasi itu dibilang uang yang sudah dibayar dihitung sebagai sewa Rp50 juta per tahun,” ungkapnya.

Sempat Ada Mediasi, Berujung Penembokan

Puncak dari masalah ini terjadi pada 14 April 2026 lalu ketika tiba-tiba seluruh perabotan rumah milik keluarga Raffa dikeluarkan paksa oleh pemilik rumah bersama dengan sejumlah orang.

"Barang-barang langsung diangkat dan dikeluarkan. Kakek saya sempat didorong saat mencoba bertahan,” kata Raffa.

Pasca kejadian tersebut, sempat dilakukan mediasi dengan pihak kepolisian dan keputusannya disepakati bahwa tidak ada tindakan lanjutan.

Namun, tak berselang lama, penjual rumah tersebut justru melakukan penembokan di teras rumah yang dibeli oleh keluarga Raffa.

"Padahal sudah dimediasi, tapi setelah polisi pergi langsung ditembok. Kami tidak bisa keluar rumah, kendaraan tertahan,” pungkasnya.

Sudah Lapor Polisi, Masih Penyelidikan

Buntut dari penembokan tersebut, keluarga Raffa melaporkan penjual rumah tersebut ke polisi atas dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved