Berita Viral

KRONOLOGI Siswi SD Tetiba Lompat dari Lantai 3, Direkam Joget Sambil Rayakan Ultah, Mau Buat Kejutan

Namun saat joget-joget, KA secara tiba-tiba berlari dan langsung melompat dari lantai tiga pasar tanpa alasan yang jelas.

HO
BIKIN KEJUTAN - Ilustrasi untuk berita kronologi siswi SD lompat dari lantai 3. Kepada teman-temannya, ia meminta untuk direkam dan mengatakan akan membuat kejutan.  

TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah kronologi siswi SD lompat dari lantai 3.

Ia membuat konten joget sambil rayakan ulang tahun.

Kepada teman-temannya, ia meminta untuk direkam dan mengatakan akan membuat kejutan. 

Baca juga: Tingkatkan Sinergi Pembangunan, Bupati Samosir Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Sumut 2027

Namun tak terduga, ia malah melompat dari lantai tiga.

Kasus ini terjadi di Pasar Serangan, Denpasar, Bali

Alasan siswi SD yang berinisial KA tersebut nekat melompat itu pun membuat warga bertanya-tanya.

Baca juga: PEMICU Safrani Sekretaris DPRD Disuruh Mundur oleh Bupati Lahat hingga Disebut Bikin Rusuh

Saat ini, KA sudah sadarkan diri setelah melewati masa kritis akibat beberapa luka serius.

Polisi menegaskan bahwa pihaknya tidak menemukan adanya tindakan bullying sehingga kasus ini menjadi misteri.

Berikut beberapa fakta yang sudah berhasil dihimpun oleh TribunBali hingga Selasa 21 April 2026.

Korban merupakan seorang siswi kelas 6 sekolah dasar berinisial KA (13).

Baca juga: Hadir Sambungkan Dusun, Polres Simalungun Bangun Jembatan Merah Putih Presisi di Jorlang Hataran

Insiden terjadi di Pasar Desa Adat Serangan, Denpasar Selatan, pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 17.00 WITA. 

Korban sengaja mengajak rekan-rekannya ke lokasi kejadian dengan menjanjikan sebuah kejutan atau "surprise" sebelum akhirnya terjun bebas.

Sebelum melompat, korban sempat membuat konten video bersama teman-temannya.

Ayah korban MK (40) menjelaskan bahwa anaknya sempat melakukan aksi joget-joget untuk direkam oleh rekannya, mirip dengan video yang kemudian viral di media sosial. 

ILUSTRASI. Dugaan jual beli konten dewasa mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS).
ILUSTRASI. (HO)

Namun saat joget-joget, KA secara tiba-tiba berlari dan langsung melompat dari lantai tiga pasar tanpa alasan yang jelas.

Dalam video viral disebut-sebut apa yang dilakukan korban dikaitkan dengan kondisi angkernya TKP. 

"Korban merayakan ulang tahun dengan lima temannya. Entah tujuan apa, korban melakukan joget-joget seperti pada video yang beredar," jelas Iptu Azel kepada Tribun Bali, pada Selasa 21 April 2026. 

"Tiba-tiba dengan sendirinya, korban langsung berlari dan melompat dari lantai tiga," imbuhnya. 

Alasan korban melompat saat merekam konten masih menjadi misteri mengingat korban diduga tidak mengalami tindakan bullying atau kekerasan lainnya.

Baca juga: Giliran Ustaz Basalamah Diperiksa KPK terkait Kasus Kouta Haji, Jadwal Pemeriksaan Hari Ini

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menegaskan bahwa berdasarkan penyelidikan sementara, dugaan adanya tekanan dari rekan sebaya atau tindakan bullying tidak ditemukan dalam peristiwa yang viral tersebut.

"Untuk motif masih kita dalami. Yang jelas tidak ada unsur bullying," tegas Iptu Azel Arisandi kepada Tribun Bali, pada Selasa, 21 April 2026.

Iptu Azel menjelaskan, bahwa fokus penyelidikan kini mengarah pada pemeriksaan alat komunikasi milik korban. 

Langkah ini diambil untuk mencari petunjuk atau pesan tertentu, yang mungkin berkaitan dengan alasan korban secara tiba-tiba berlari dan melompat saat sedang merayakan acara bersama lima temannya.

"Untuk sementara korban masih masa pemulihan pascaoperasi, kami masih menelusuri HP milik korban," bebernya. 

Baca juga: PEMICU Safrani Sekretaris DPRD Disuruh Mundur oleh Bupati Lahat hingga Disebut Bikin Rusuh

Menurut warga di lokasi, Ketut Prasi (46), suasana mendadak gempar ketika warga berkerumun melihat seorang anak perempuan terjatuh dari ketinggian.

Korban berada di lokasi bersama lima orang temannya.

Akibat aksi nekat tersebut, korban mengalami luka serius dan pingsan.

Benturan keras dengan permukaan tanah menyebabkan kedua kaki korban patah, serta tangan kanannya juga mengalami kondisi yang sama.

Iptu Azel Arisandi memastikan bahwa saat ini korban sudah mendapatkan penanganan medis secara intensif. 

Meski sempat tidak sadarkan diri di lokasi kejadian (TKP), kini kondisi siswi SD tersebut berangsur membaik setelah menjalani tindakan medis di rumah sakit.

"Korban sempat tidak sadar, namun saat ini sudah sadarkan diri. Kedua kaki dan tangan kanannya patah tulang," kata dia. 

"Korban juga telah berhasil menjalani operasi di Rumah Sakit Bali Mandara," tutup Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan tersebut. 

Terkait kondisi kesehatan KA, Iptu Azel mengonfirmasi bahwa korban sudah melewati masa kritis setelah menjalani tindakan medis di Rumah Sakit Bali Mandara. 

Korban menderita patah tulang pada kedua kaki dan tangan kanannya akibat terjun bebas dari ketinggian lantai tiga pasar.

"Kondisinya sekarang dalam masa pemulihan setelah berhasil menjalani operasi,”

“Kami menunggu waktu yang tepat untuk meminta keterangan lebih lanjut dari korban setelah kondisinya benar-benar stabil," pungkasnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved