Berita Internasional
Di Tengah Kondisi Perang dengan Iran, Trump Mendadak Pecat Menteri Angkatan Laut AS John Phelan
John Phelan, dilaporkan dipecat secara mendadak pada Rabu (23/4/2026) waktu setempat.
Pada tahun 2022, Phelan mengundurkan diri sebagai CEO MSD dan mendirikan Rugger Management LLC, sebuah perusahaan investasi swasta yang berbasis di Palm Beach, Florida.
Phelan merupakan donatur untuk kampanye presiden Donald Trump, dengan total penggalangan dana mencapai 12 juta dollar AS.
Pada 27 November 2024, presiden terpilih Trump mengumumkan Phelan sebagai calon Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat.
Banyak pihak menyoroti kurangnya pengalaman Phelan di bidang Angkatan Laut, militer, kebijakan keamanan nasional, maupun industri pertahanan.
Associated Press melaporkan bahwa meskipun tidak semua menteri berasal dari latar belakang militer, Phelan akan menjadi yang pertama di Angkatan Laut sejak 2006 tanpa pengalaman tersebut.
Phelan memberikan kesaksian di hadapan Komite Angkatan Bersenjata Senat Amerika Serikat pada 27 Februari 2025.
Ia dikonfirmasi dengan dukungan bipartisan melalui pemungutan suara 62–30 pada 24 Maret 2025, dan dilantik sebagai Menteri Angkatan Laut ke-79 keesokan harinya.
Pada 22 April 2026, Menteri Pertahanan Pete Hegseth memecat Phelan. Ia kemudian digantikan oleh Hung Cao, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil Menteri Angkatan Laut.
Pemecatan Phelan faktanya terjadi di tengah situasi sensitif, yakni saat AS masih terlibat dalam konflik dengan Iran dan menjalankan blokade laut terhadap negara tersebut.
Angkatan Laut AS memegang peran penting dalam operasi ini, termasuk mengerahkan armada untuk menekan Iran agar bersedia bernegosiasi mengakhiri konflik sesuai kepentingan Washington.
Di saat bersamaan, Angkatan Laut AS juga menghadapi tekanan besar untuk memperkuat armadanya, terutama karena meningkatnya dominasi industri galangan kapal China yang kini melampaui AS.
Pemerintahan Trump bahkan telah mengajukan anggaran pertahanan sebesar 1,5 triliun dollar AS untuk tahun fiskal 2027, termasuk lebih dari 65 miliar dollar AS untuk pembangunan kapal perang dan kapal pendukung.
Program tersebut dikenal sebagai inisiatif “Golden Fleet”, yang disebut sebagai rencana pembangunan kapal terbesar sejak 1962.
Keputusan mengganti Phelan pun dinilai mengejutkan karena dilakukan saat Angkatan Laut AS tengah menjalankan operasi militer besar di luar negeri.
Sebagamana dilansir Al Jazeera, pengamat menilai pergantian ini berisiko, tetapi juga bisa menjadi langkah strategis karena penggantinya, Hung Cao, memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di Angkatan Laut, berbeda dengan Phelan yang tidak memiliki latar belakang militer.
Dengan kondisi perang yang belum sepenuhnya mereda, perubahan kepemimpinan ini menambah ketidakpastian di tubuh militer AS.
| IRGC Iran Hentikan 2 Kapal Israel di Selat Hormuz, Disebut Melanggar Ternyata Punya Tujuan Ini |
|
|---|
| Hasil Survei Warga AS Mulai Ragukan Mental Donald Trump, Emosinya Sering Meledak-ledak |
|
|---|
| Keputusan Donald Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Reaksi Iran: Pengumuman yang Tidak Berarti |
|
|---|
| Kejutan Besar Iran Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal, Tegaskan Tak Mau Turuti Perintah Trump |
|
|---|
| Viral 2 Pengantin Pria Tiba di Pesta Pernikahan dan Rebut Satu Mempelai Wanita, Acara Berakhir Ricuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/donald-trump-john-phelan-tribunmedan.jpg)