Breaking News

Berita Viral

Kehidupan Bu Atun Guru Diejek Siswa di Purwakarta, Dapat 25 Juta dari KDM Didonasikan ke Anak Yatim

Meski pernah mendapat perlakuan tidak sopan dari murid, Bu Atun tetap menunjukkan kesabaran yang luar biasa.

TRIBUN MEDAN
Guru SMAN 1 Purwakarta, Syamsiah atau Bu Atun menjadi korban penghinaan sejumlah siswanya. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sosok Syamsiah, yang akrab disapa "Bu Atun", guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di SMAN 1 Purwakarta, kembali menjadi sorotan publik setelah sempat diledek oleh siswanya.

Di balik perhatian tersebut, ia justru dikenal sebagai pendidik dengan kehidupan pribadi yang sangat sederhana.

Kesederhanaannya tampak jelas dalam keseharian yang jauh dari sorotan, namun penuh ketulusan saat mengajar.

Meski pernah mendapat perlakuan tidak sopan dari murid, Bu Atun tetap menunjukkan kesabaran yang luar biasa.

Ia tidak menjadikan pengalaman tersebut sebagai alasan untuk mengurangi dedikasinya dalam mendidik siswa.

Sebaliknya, ia semakin teguh memegang nilai-nilai kemanusiaan yang selalu ia tanamkan di ruang kelas.

Perhatian publik semakin besar setelah kisahnya terungkap dalam sebuah pertemuan di lingkungan sekolah.

Momen tersebut terjadi ketika ia bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Pertemuan itu berlangsung di SMAN 1 Purwakarta pada Selasa (21/4/2026).

Dari peristiwa tersebut, publik semakin mengenal sosok Bu Atun yang sederhana namun penuh pengabdian.

Pilih naik angkot demi berempati

Dicukil dari video di akun YouTube Dedi Mulyadi, dalam pertemuan itu, Bu Atun menceritakan rutinitas kesehariannya menuju sekolah.

Alih-alih menggunakan kendaraan pribadi, ia lebih memilih menggunakan angkutan kota (angkot) setiap hari.

Ada alasan mulia di balik pilihan tersebut. Selain karena faktor keamanan, Bu Atun ingin mengamalkan langsung nilai-nilai kerakyatan yang ia ajarkan di kelas.

Ia juga mengaku iba mendengar keluhan para sopir angkot tentang sepinya penumpang.

"Enggak (pakai motor), khawatir naik motor. Dan melatih merakyat juga. Artinya menjiwai seperti apa sih," ungkap Bu Atun saat berbincang dengan Dedi Mulyadi.

Menganggap murid sebagai anak kandung

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved