Berita Viral
Rismon Disebut Punya Kepribadian Ganda, 5 Hari Sebelum Ajukan RJ Masih Ributkan Ijazah Jokowi
Roy Suryo sebut Rismon Sianipar punya kepribadian ganda dan mengaku heran dengan pemikiran
TRIBUN-MEDAN.COM – Rismon Sianipar disebut punya kepribadian ganda.
Adapun Roy Suryo menyebut mantan rekannya yakni Rismon mempunyai kepribadian ganda.
Roy Suryo mengaku heran dengan pemikian Rismon.
Dimana lima hari sebelum mengajukan Restorative Justice, Rismon masih meributkan Jokowi.
Sebagai informasi, Rismon mengajukan permohonan RJ ke Polda Metro Jaya pada Selasa, 3 Maret 2026.
"Jadi, hanya lima hari sebelum dia mengajukan RJ, dia itu masih nge-tweet bahwa legalisasi ijazah Jokowi itu bermasalah.
Dari situ kan sudah jelas, pemikiran orang ini gimana sih, gitu loh," kata Roy Suryo dalam tayangan konferensi pers yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun, Rabu (22/4/2026) dini hari.
Baca juga: Update Kasus Jaksa Todong Pistol ke Sekuriti di Medan, Polda Sumut: Sebentar Lagi Naik Penyidikan
Lantas, sembari menunjukkan tangkap layar unggahan Rismon di media sosial, Roy Suryo menyinggung kepribadian ganda seperti yang dikisahkan dalam novel Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde.
Menurutnya, Rismon memiliki kepribadian ganda, karena mengeluarkan pernyataan yang berbeda-beda.
Kata eks Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) itu, Rismon juga masih membahas riwayat pendidikan SMA milik anak sulung Jokowi, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam cuitannya pada 19 Desember 2025.
Lalu, pada 20 Desember 2025, Roy Suryo bilang, Rismon masih membahas dinasti Jokowi.
Namun, kini Rismon justru berubah haluan, dan menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli.
"Artinya, kalau dikatakan seperti tokoh itu kayak Mr. Hyde dan Dr. Jekyll ya, jadi ada kepribadian ganda di satu pemikiran." tutur Roy Suryo.
Baca juga: Nasib Malang Nenek 84 Tahun di Bojonegoro, Emas 34 Gram untuk Haji Lenyap Ditipu Orang Tak Dikenal
"Jadi, dia harusnya itu adalah tidak juga mengeluarkan yang beda-beda gitu.
Nah ini contohnya gitu; Wapres Gibran tak lulus SMA. Ini ditulis masih pada 19 Desember. [Lalu] 20 Desember, [membahas] hentikan dinasti rakus Jokowi."
"Siapa yang berpolitik? Ini kata-kata di tempatnya dia, di tempatnya Omon ya. Eh Rismon, kok 'Omon,' nanti saya dimarahi."
Ditelusuri pada akun X @SianiparRismon, dalam cuitan pada 19 Desember 2025, Rismon mengunggah video pendek perbandingan tanda tangan legalisasi ijazah Jokowi.
Ia pun menduga, ijazah Jokowi terlegalisir yang dipakai pada pencalonan Wali Kota Solo pada 2005 dan 2010 sama.
Rismon pun mempertanyakan, apakah ijazah yang sama masih sah dan legal dipakai untuk dua kali pencalonan kepala daerah.
Berikut cuitan Rismon:
TIDAK ADA VARIASI sama sekali baik pada logo UGM maupun tandatangan MENGKONFIRMASI bahwa LEGALISIR salinan ijazah Jokowi yang sama dipakai pada CAWALKOT 2005 dan 2010. Bagaimana KPU apakah hal itu sah dan legal?
Sebagai informasi, Rismon, Roy, dan dokter Tifa alias Tifauzia Tyassuma telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan langsung oleh Jokowi dan relawannya, terkait tudingan ijazah palsu, ke Polda Metro Jaya pada Jumat (7/11/2025).
Baca juga: Suster Natalia Senyum Merekah Akhirnya Bank Bayar Rp28 M Usai Dana Gereja Digelapkan Mantan Pegawai
Ketiganya dijerat dengan dengan Pasal 310 KUHP mengenai pencemaran nama baik dan fitnah, Pasal 311 KUHP tentang fitnah, serta Pasal 32 Ayat 1 juncto Pasal 48 ayat 1, Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat 1, Pasal 27A juncto Pasal 45 ayat 4, Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 UU ITE.
Namun, Rismon Sianipar kini telah berbalik arah.
Ia mengklaim ijazah Jokowi asli setelah melakukan penelitian lanjutan, serta meminta maaf kepada Mantan Wali Kota Solo dan Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Pria berdarah Batak itu pun telah menempuh jalur damai dan mengajukan Restorative Justice (RJ) atau Keadilan Restoratif ke Polda Metro Jaya pada awal Maret 2026 lalu.
Lalu, pada Kamis (12/3/2026) sore, ia menyambangi kediaman Jokowi yang terletak di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.
Selanjutnya, Rismon meminta maaf kepada publik dan Jokowi atas tudingan ijazah palsu yang dilayangkannya.
Ia juga mengakui bahwa ijazah ayah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka itu asli.
"Tentu, saya minta maaf kepada publik, apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Joko Widodo," kata Rismon kepada wartawan setelah bertemu Jokowi, dikutip dari TribunSolo.
Dalam perkembangan terbaru, Rismon Sianipar menyatakan telah mengubah kesimpulannya terkait dugaan keaslian ijazah Jokowi.
Ia menegaskan bahwa berdasarkan penelitian lanjutan yang dilakukan, tidak ditemukan kejanggalan seperti yang sebelumnya ia sampaikan di persidangan.
“Bahwa tidak ada kejanggalan terhadap keaslian dari ijazah Pak Jokowi baik yang diupload Dian Sandi Utama maupun yang di gelar perkara khusus. Percayalah bagi yang nggak percaya juga bebas. Seminggu yang lalu saya sampaikan ke penyidik,” ungkap Rismon.
Ia menjelaskan bahwa kesimpulan tersebut diperoleh setelah melakukan serangkaian analisis lanjutan menggunakan metode berbeda dari sebelumnya.
Rismon juga menyebut, adanya temuan baru dalam penelitiannya, yakni terkait adanya watermark dan emboss pada dokumen yang menjadi objek pemeriksaan.
“Hasil penemuan baru saya menyatakan bahwa memang ada itu watermark dan emboss yang ada pada dokumen yang di-upload Dian Sandi Utama konsisten dengan yang saya lihat pada saat gelar perkara khusus,” jelasnya.
*/tribun-medan.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rismon-Sianipar-begu-ganjang.jpg)