Berita Viral
Update Kasus Jaksa Todong Pistol ke Sekuriti di Medan, Polda Sumut: Sebentar Lagi Naik Penyidikan
Perkembangan terbaru, kasus jaksa Enda Permana Mashuri Nasution todong pistol ke sekuriti bernama Ayatullah Komeni.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut menyampaikan perkembangan terbaru, kasus jaksa Enda Permana Mashuri Nasution todong pistol ke sekuriti bernama Ayatullah Komeni.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Ricko Taruna Mauruh mengatakan, pihaknya segera meningkatkan laporan korban dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
Mereka juga telah melakukan gelar untuk naik ke penyidikan.
Saat ini, penyidik masih melengkapi administrasi hasil dari gelar perkara.
"Masih lanjut. Sebentar lagi naik penyidikan,"kata Dirreskrimum Polda Sumut, Kombes Ricko Taruna Mauruh, Rabu (22/4/2026).
Sebelumnya, seorang laki-laki bekerja sebagai sekuriti bernama Ayatullah Komeni melapor ke Polda Sumut usai diduga diancam menggunakan senjata api oleh seseorang jaksa.
Pengancaman terjadi di Amplas Warehouse, Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu 15 Maret lalu.
Karena tak terima diancam, dan ketakutan, korban membuat laporan ke Polda Sumut dengan bukti laporan STTLP/B/443/III/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA.
Ayatullah Komeni mengatakan, saat itu jaksa datang menyusul kekasihnya yang merupakan seorang dokter mencari rekan korban, bernama Tri Arianta Ginting.
Tri, merupakan Abang kandung dari dokter.
Begitu datang mengendarai sepeda motor, terduga pelaku masuk ke pagar area gudang, langsung mengeluarkan senjata sambil menyuruh korban memanggil Tri Arianta Ginting.
Bahkan, jaksa tersebut diduga menodongkan pistol ke arah korban hingga ketakutan.
"Si Enda masuk ke pagar langsung buka senjata, minta dipanggilkan bang Tile alias Tri Arianta Ginting, pakai senjata api. Sempat diarahkan ke saya,"kata Ayatullah Komeni.
Mengenai kasus ini, Kepala Sub Direktorat Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Parulian Samosir mengatakan laporan korban masih diproses.
Ia menyebut pihaknya sudah mengirim undangan klarifikasi.
"Masih berproses. Tetap kita proses laporan masyarakat,"kata AKBP Parulian Samosir, Selasa (14/4/2025) kemarin di Polda Sumut.
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Momen-Ditreskrimum-Polda-Sumut-melakukan-konferensi-pers.jpg)