Berita Viral

Viral Kru Kapal Gamsunoro tak Ada dari Indonesia, Pertamina Kini Buka Suara Usai Dicecar Warganet

Bahwa semua kru di Kapal Gamsunoro milik Pertamina itu semuanya dari India tak ada orang Indonesia atau WNI.

Instagram
TAK ADA WNI - Viral di media sosial Pelaut asal Indonesia bernama Adrian Umar merekam momen saat berpapasan dengan Kapal milik Pertamina yang terjebak di Selat Hormuz. Ia heran tak ada kru Indonesia di kapal tersebut 

TRIBUN-MEDAN.com - Viral kru kapal Gamsunoro tak ada dari Indonesia.

Hal ini pun membuat Pertamina dicecar oleh warganet.

Kini Pertamina buka suara.

Baca juga: Resep Bolu Pandan Satu Telur dengan Tekstur Lembut yang Nikmat

Kabar ini awalnya viral saat seorang Pelaut asal Indonesia bernama Adrian Umar membuat konten di media sosial. 

Dalam unggahannya itu, tampak Kapal Pertamina bernama Gamsunoro yang terjebak di Selat Hormuz.

Pada saat yang sama Adrian juga sedang terjebak di Selat Hormuz.

Baca juga: Profil Letjen TNI Djon Afriandi, Panglima Komando Pasukan Khusus, Lulusan Terbaik Akmil 1995

Ia pun membagikan momen saat bertemu dengan Kapal Pertamina Gamsunoro.

Dalam konten video yang ia rekam, Adrian tampak kaget saat mengetahui sebuah fakta.

Bahwa semua kru di Kapal Gamsunoro milik Pertamina itu semuanya dari India tak ada orang Indonesia atau WNI.

Gara-gara hal tersebut, netizen pun ramai menggeruduk akun Instagram Pertamina.

Netizen bertanya-tanya ke akun Pertamina soal alasan kenapa tidak ada WNI yang dipekerjakan di kapal milik Indonesia.

TAK ADA WNI - Viral di media sosial Pelaut asal Indonesia bernama Adrian Umar merekam momen saat berpapasan dengan Kapal milik Pertamina yang terjebak di Selat Hormuz. Ia heran tak ada kru Indonesia di kapal tersebut
TAK ADA WNI - Viral di media sosial Pelaut asal Indonesia bernama Adrian Umar merekam momen saat berpapasan dengan Kapal milik Pertamina yang terjebak di Selat Hormuz. Ia heran tak ada kru Indonesia di kapal tersebut (Instagram)

Menjawab pertanyaan dari netizen yang jumlahnya ratusan, akun Pertamina pun memberikan penjelasan.

"Kok bisa kru kapal gamsunoro orang prindavan semua?" tanya netizen.

Diungkap akun Pertamina, Kapal Gamsunoro adalah kapal yang disewa oleh pihak asing.

Maka dari itu, kebijakan soal ABK yang dipekerjakan pun tergantung pihak penyewa.

Baca juga: Indako Perkuat Standar Kerja Industri di UKK TBSM Langkat

"Kapal Gamsunoro merupakan armada PIS @pertaminainternationalshipping yang melayani pasar internasional. Dalam operasional global, kerja sama dengan pihak penyewa dan ship manager adalah praktik umum. Seluruh operasional tetap mengikuti regulasi internasional.

MT Gamsunoro melayani pasar internasional, di Kawasan Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Saat ini kapal tersebut disewa oleh pihak ketiga yang mempekerjakan ABK sesuai dengan regulasi internasional dan standar operasional yang ketat yaa," tulis akun Pertamina, dilansir TribunnewsBogor.com pada Senin (20/4/2026).

Awal Mula Viral

Adrian merekam momen saat kapalnya berhadap-hadapan dengan kapal Gamsunoro pada tanggal 18 April 2026 kemarin.

Adrian langsung berusaha menghubungi kru kapal Gamsunoro guna bertanya kabar mereka setelah berhari-hari terjebak di Selat Hormuz.

Namun setelah mengobrol dengan kru kapal tersebtu, Adrian justru terkejut.

Karena rupanya di kapal Pertamina itu tidak ada satupun orang Indonesia alias WNI.

Baca juga: Cerita Santi Sinaga, Sediakan Wadah Talenta Muda Kembangkan Bakat Modeling Lewat Batia Wonderfest

"Dari mana kalian, dari India atau Indonesia?" tanya Adrian dengan bahasa Inggris.

"Kru India, pemiliknya orang Indonesia tapi krunya India," kata kru kapal Gamsunoro.

"Oh jadi semua krunya dari India ya? tidak ada orang Indonesia di sana?" tanya Adrian lagi.

"Negatif, tidak ada orang Indonesia, semuanya India," akui kru kapal.

Kecewa karena tak ada WNI di kapal Pertamina

Setelah berbincang dengan kru kapal Gamsunoro, Adrian mengaku syok dengan ceritanya.

Baca juga: Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Taput Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Padahal di awal ekspektasi Adrian adalah bisa berbincang dengan sesama WNI setelah sama-sama terjebak di Selat Hormuz.

"Itu salah satu percakapan gue dengan kru kapal tanker Gamsunoro, syok, gue juga syok karena gue berharap itu ada orang Indonesia di sana. Netizen pun bertanya bang gimana keadaan di sana, baik-baik aja. Gue semangat di awal, gue hubungi, ternyata (tidak ada WNI)," pungkas Adrian Umar.

Diungkap Adrian, ia juga kaget usai mengobrol dengan kru kapal tersebut yang seolah mengejek WNI.

"Enggak ada gue edit, (videonya) enggak gue lanjutin karena takutnya kalian sakit hati karena nadanya lumayan mengejek kayak 'lu perusahaan Indonesia tapi krunya full India," kata Adrian.

Atas hal tersebut, Adrian sebagai Pelaut WNI mengaku kecewa.

Adrian bingung kenapa di kapal Pertamina itu sama sekali tidak ada WNI.

"Sebagai putra bangsa pasti kecewa, karena kalau enggak ada pelaut Indonesia, oke fine artinya enggak ada yang sanggup bawa kapal itu. Tapi Indonesia itu memiliki 1,4 juta pelaut, kita itu ada di urutan ketiga di dunia untuk non perwira," ujar Adrian.

Baca juga: Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Taput Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Terkait dengan hal itu, Adrian mengurai kritikannya untuk pemerintah dan BUMN.

Adrian menyoroti soal fenomena anak-anak bangsa yang memilih untuk berkarir di perusahaan luar negeri ketimbang dalam negeri.

Kata Adrian, banyak anak muda yang merasa tak dihargai oleh bangsa.

"Perusahaan BUMN milik negara, pajak dari negara dan lain-lain tapi lu ngasih makan negara luar. Okelah fine kalau mix crew. Masalahnya satupun enggak ada (WNI), itu berdasarkan keterangan dari kru yang tadi gue ajak ngobrol. Inilah alasan kenapa anak bangsa pada cabut, mencari rezekinya di luar negeri. Karena negara pun bahkan tidak menghargai skill mereka," imbuh Adrian.

Lebih lanjut, Adrian pun menyinggung soal Presiden hingga penjajahan.

"Gue berharap ini diperbaiki ya karena pak presiden anda kan anti asing, secara tidak langsung inilah penjajahan dalam bentuk asing," ucap Adrian.

"Sebagai putra bangsa pasti para pelaut indonesia sangat kecewa melihat kapal kebanggan negaranya di bawa oleh negara lain, indonesia tidak kekurang orang pintar tapi," sambungnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved