Indako Perkuat Standar Kerja Industri di UKK TBSM Langkat

Semangat sinergi bagi negeri kembali menunjukkan langkah nyata dalam menyiapkan generasi

Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Indako Perkuat Standar Kerja Industri di UKK TBSM Langkat 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Semangat sinergi bagi negeri kembali menunjukkan langkah nyata dalam menyiapkan generasi siap kerja melalui pendidikan vokasi. Dimulai dari 16 hingga 24 April 2026, kegiatan pembelajaran di SMKN 1 Stabat dan SMK Swasta Sri Langkat Pura terus berlangsung dengan penguatan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), khususnya pada kompetensi keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), yang menekankan penerapan standar kerja sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

 

Selama masa pelaksanaan, aktivitas praktik di bengkel kedua sekolah tersebut akan berlangsung dengan intensitas yang lebih terarah sebagai bagian dari pembiasaan kerja berbasis industri. Siswa jurusan TBSM tampak menjalani setiap proses kerja dengan tuntutan ketelitian, kedisiplinan, serta tanggung jawab yang mencerminkan standar seorang teknisi di dunia kerja.

Di balik kegiatan tersebut, tersimpan proses panjang penguatan keterkaitan antara dunia pendidikan dan industri. Pendekatan ini tidak hanya menekankan kemampuan teknis, tetapi juga membangun mental kerja yang disiplin serta adaptif terhadap perkembangan teknologi sepeda motor.

 

Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy, Abdi Rahmad, menegaskan bahwa pembinaan vokasi tidak cukup hanya dengan teori di kelas, tetapi harus menyentuh pengalaman kerja nyata di lingkungan sekolah.

“Yang kami dorong bukan sekadar siswa bisa mengerjakan, tetapi bagaimana mereka terbiasa dengan standar kerja industri sejak di sekolah. Ini penting agar ketika masuk dunia kerja, mereka tidak lagi beradaptasi dari nol,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Program Studi TBSM SMKN 1 Stabat, R. P. Pasaribu, melihat proses ini sebagai bagian penting dari pembentukan identitas siswa sebagai calon tenaga kerja profesional.

“Anak-anak tidak hanya belajar memperbaiki kendaraan, tetapi juga belajar tanggung jawab, ketelitian, dan cara bekerja sesuai prosedur. Ini yang menjadi nilai utama dalam pendidikan vokasi,” ungkapnya.

 

Di SMK Swasta Sri Langkat Pura, suasana pelaksanaan UKK juga berjalan selaras dengan SMKN 1 Stabat. Siswa terlihat mengikuti proses kerja dengan pola yang terstruktur, mulai dari pengecekan hingga penyelesaian pekerjaan, sehingga terbiasa dengan standar kerja yang menuntut ketelitian dan tanggung jawab.(*)

Kondisi ini memperkuat bahwa pembelajaran vokasi di kedua sekolah tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan kebiasaan kerja sesuai kebutuhan industri. Hal ini sejalan dengan komitmen PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda Sumatera Utara dalam semangat Satu Hati untuk mendukung lahirnya lulusan SMK yang kompeten dan siap kerja.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved