Berita Viral
KESAKSIAN Warga soal Wanita Dihabisi Anak Tiri di Tangerang, Terdengar Suara Musik Keras-keras
Seorang wanita berinisial W (46) tewas mengenaskan dibunuh oleh anak tirinya di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita berinisial W (46) tewas mengenaskan dibunuh oleh anak tirinya.
Penemuan jasad W pada Jumat (17/4/2026) sore, menggegerkan warga Kampung Babakan, Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Kasus ini viral dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Kesaksian warga sekaligus pemilik kontrakan, Shinta (45), sebelum penemuan jasad korban, terdengar suara musik cukup kencang sejak siang hingga menjelang sore di rumah kontrakan tersebut.
“Kita anggap biasa saja, mungkin orang di rumah lagi dengar musik,” ujar Shinta, Sabtu (18/4/2026).
Menurut dia, suara musik itu bahkan terdengar hingga ke dalam rumahnya.
Namun, warga tidak menaruh curiga karena hal tersebut dianggap biasa di lingkungan mereka.
“Mereka berdua itu pengamen yang biasa bawa speaker itu. Cuma kemarin musik lagi diputar kenceng, sampai dalam rumah saya juga kedengeran. Tapi kita enggak curiga apa-apa,” kata dia.
Tak lama kemudian, suara musik berhenti dan anak tiri korban terlihat keluar dari kontrakan tersebut.
“Ada yang lihat dia keluar dari kontrakan terus ngakunya mau nyamperin bapaknya ngambil motor katanya. Tapi nggak ada yang sadar kalau itu habis kejadian,” jelas Shinta.
Saat keluar, warga melihat ekspresi anak tiri korban terlihat biasa saja.
“Ekspresinya biasa aja nggak kayak orang kalut. Tapi kata orang tampangnya lagi teler. Emang susah bedainnya kalau udah biasa pakai ya,” ujarnya.
Karena itu, sebagian warga menduga suara musik keras tersebut berkaitan dengan peristiwa di dalam rumah korban.
Namun ia menegaskan hal itu masih sebatas dugaan pribadi.
“Mungkin itu buat pengalih suara, biar enggak kedengeran. Tapi itu cuma asumsi saja, enggak tahu benar atau enggak,” kata dia.
Korban ditemukan tewas oleh suaminya sendiri sekitar pukul 17.00 WIB saat pulang kerja.
Awalnya, korban dikira sedang tidur. “Dipanggil enggak bangun, dipanggil dua kali enggak bangun. Tapi posisinya mukanya ditutup sarung. Pas dibuka, sudah berdarah semua,” ujar Shinta.
Suami korban kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Saat diperiksa, korban sudah tidak bernyawa.
“Warga datang, tapi sudah enggak ada (nyawanya), badannya juga sudah dingin,” kata dia. Ketua RT 001/006, Satiri, mengatakan pihaknya langsung mensterilkan lokasi dan melapor ke aparat setelah menerima laporan warga.
“Saya langsung ke TKP, memfoto lokasi dan minta bantuan ke tetangga, tapi jangan terlalu mendekat dengan korban. Saya lapor ke Binamas,” kata dia.
Polisi tiba setelah Magrib dan langsung memasang garis polisi sebelum olah TKP dilakukan.
“Kalau Pak Binamas sebelum Magrib sudah datang. Polisi datang sekitar jam 18.30 sampai 19.00 WIB,” ujarnya.
Keterangan Polisi
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan menyebut korban dibunuh oleh anak tirinya.
“Telah terjadi pembunuhan seorang wanita yang dilakukan oleh anak tirinya sendiri,” kata Wira.
Polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk suami korban.
Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran.
“Kami fokus untuk segera menangkap pelaku,” ucap Wira. Kasus ini masih dalam penyelidikan Polres Tangerang Selatan. (*)
Artikel ini sudah tayang di Tribunbanten.com
| REKTOR IPB Angkat Bicara Soal Pelecehan yang Dilakukan Mahasiswa di Grup Chat: Kami Bersama Korban |
|
|---|
| MOTIF Nenek Nekat Aniaya Cucu Balitanya, Dua Kakak Korban Juga Pernah Disiksa Pelaku |
|
|---|
| Klaim Jusuf Kalla: Jokowi jadi Presiden karena Saya, Kasih Tahu Semua ke Termul-termul Itu |
|
|---|
| AMARAH Jusuf Kalla Dilaporkan Dugaan Penistaan Agama: Termul, Jokowi Jadi Presiden Itu Karena Saya |
|
|---|
| Merasa Ketipu Beli HP di Toko Ps Store Medan, Wanita ini Sandera Pegawai Pakai Parang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anak-tiri-bunuh-ibu-di-Tangerang.jpg)