Berita Viral
KRONOLOGI Bayi Meninggal Usai Kena Air Panas, Sang Ibu Curhat Duga Anaknya Jadi Korban Malpraktik
Rumah sakit menyatakan telah mengerahkan tim dokter multidisiplin dari berbagai spesialis untuk menangani pasien secara intensif.
TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah kronologi bayi meninggal usai kena air panas.
Sang ibu curhat menduga anaknya jadi korban malpraktik di rumah sakit tempat anaknya dirawat.
Kejadian memilukan ini terjadi di Padang.
Baca juga: AKHIR Pelarian Anak Tiri yang Bunuh Ibu di Tangerang, Terendus di Periuk hingga Dilumpuhkan Polisi
Seorang bayi berusia 14 bulan, Alceo Hanan Flantika, meninggal dunia.
Kisah Alceo viral usai sang ibu, Nuri Khairima mengungkap dugaan kasus malpraktik oleh RSUP M Djamil Padang tempat anaknya dirawat.
Nuri menyebut petugas medis lambat merespons saat kondisi bayinya kritis hingga akhirnya meninggal dunia pada Jumat (3/4/2026).
Menanggapi tuduhan RSUP M Djamil Padang diduga malpraktik tersebut, Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RSUP M Djamil Padang, Rizki Rasyidi, menyatakan telah membentuk Tim Audit Investigasi Internal.
Baca juga: Makin Panas, Iran Tembaki Kapal Tanker yang Melintasi di Selat Hormuz: Tidak Ada yang Boleh Lewat
Tim ini bertugas menelusuri seluruh proses pelayanan medis, mulai dari kedatangan pasien di IGD hingga perawatan di ruang intensif.
"Kami dari manajemen tentu tidak ingin menutupi fakta dan akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan ketidaksesuaian prosedur," tegas Rizki saat menjelaskan tindak lanjut kasus RSUP M Djamil Padang diduga malpraktik kepada media.
Kronologi
Kasus ini bermula ketika Alceo Hanan Flantika yang terkena air panas sempat dilarikan ke RS Hermina Padang, namun dirujuk ke RSUP M Djamil Padang pada Kamis (26/3/2026) lalu.
Dalam wawancara TribunPadang.com dengan Nuri Khairima melalui telepon whatsapp pada Jumat (17/4/2026) siang, ia membenarkan terkait anaknya yang sempat dirawat di RS Hermina Padang.
Akan tetapi, pihak rumah sakit menyarankan agar Alceo dirujuk ke RSUP M Djamil Padang untuk tindakan operasi debridement atau pembersihan luka.
"Tak hanya itu, anak saya Alceo yang masih bayi disebut memerlukan perawatan di ruang PICU infeksius pasca operasi," kata Nuri memberikan keterangan.
Nuri mengaku sempat menolak anaknya dirujuk ke RSUP M Djamil Padang dan meminta pilihan rumah sakit lain. Namun pihak RS Hermina menginformasikan jika fasilitas serta tenaga medis di sana lebih lengkap.
Singkat cerita, Nuri akhirnya menyetujui rujukan tersebut dan ayah dari Alceo mengurus proses administrasi. Sementara dirinya lebih dahulu membawa sang anak ke RSUP M Djamil Padang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-seorang-bayi-tewas-akibat-ditinggalkan-ibunya_.jpg)