Berita Viral
REKTOR IPB Angkat Bicara Soal Pelecehan yang Dilakukan Mahasiswa di Grup Chat: Kami Bersama Korban
Kasus pelecehan seksual terjadi di IPB University viral di media sosial. Kasus pelecehan marak terjadi di lingkungan kampus.
TRIBUN-MEDAN.com - Kasus pelecehan seksual terjadi di IPB University viral di media sosial. Kasus pelecehan marak terjadi di lingkungan kampus.
Sebuah tangkapan layar berisi chat tak senonoh viral di media sosial. Tangkapan layar ini adalah grup chat mahasiswa IPB.
Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet memastikan akan melakukan investigasi untuk mengungkapkan pelaku.
Ia menekankan bahwa IPB University berkomitmen menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk pelecehan seksual.
"Kami tidak mentoleransi dan menormalisasi segala bentuk kekerasan seksual dalam kondisi apapun," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
Dr Alim Setiawan Slamet juga menyebut bahwa IPB University berkomitmen penuh untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kasus secara sistematis.
Ia memastikan setiap proses berjalan transparan, akuntabel, dan partisipatif dengan melibatkan unsur mahasiswa.
Baca juga: MOTIF Nenek Nekat Aniaya Cucu Balitanya, Dua Kakak Korban Juga Pernah Disiksa Pelaku
Baca juga: ANGGOTA Polisi Gerebek Istrinya Berduaan dengan Personel TNI di Kamar Kos di Kota Kendari
Menurutnya, dalam setiap menangani laporan kasus pelecehan seksual, IPB University tidak hanya berfokus pada proses penegakan aturan.
Namun penanganan yang dilakukan juga mengedepankan pendekatan dialogis dengan mahasiswa sebagai bagian dari upaya penyelesaian yang komprehensif dan berkeadilan
"Kami berdiri bersama korban, melindungi, memulihkan, dan memastikan hak-haknya terpenuhi tanpa kompromi. Kampus harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh sivitas akademika," katanya.
Sebagai informasi, dalam dugaan kasus pelecehan seksual ini melibatkan 16 mahasiswa dan dua korban dari Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) IPB University.
Peristiwa yang terjadi pada tahun 2024 itu sempat dilakukan mediasi yang difasilitasi oleh kakak tingkat.
Namun, proses mediasi yang sempat dilakukan sebelumnya belum sepenuhnya memenuhi rasa keadilan korban.
Korban kemudian melaporkan secara resmi kejadian ini ke Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) IPB University pada tanggal 15 April 2026.
Setelah laporan resmi itu diterima, kata dia, hari itu juga IPB University segera merespons dan memproses pengaduan tersebut.
| Merasa Ketipu Beli HP di Toko Ps Store Medan, Wanita ini Sandera Pegawai Pakai Parang |
|
|---|
| JUSUF KALLA Sebut Videonya di UGM Mencuat Setelah Berkonflik dengan Rismon: Saya Tak Tuduh Politik |
|
|---|
| SOSOK Slamet Riyanto, Pria Ancam Bakal Bom Minimarket Bawa Barang tak Bayar, Ngaku Kenal Paspampres |
|
|---|
| ANGGOTA Polisi Gerebek Istrinya Berduaan dengan Personel TNI di Kamar Kos di Kota Kendari |
|
|---|
| ‘Jokowi Jadi Presiden Karena Saya’, Jusuf Kalla Klaim Punya Peran Besar hingga Sindir Termul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ttangkapanlayarrrsd.jpg)